27.4 C
Indonesia
Sab, 3 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.4 C
Indonesia
Sabtu, 3 Desember 2022 | 9:24:22 WIB

Akibat Alergi Antibiotik Satpam Mestika Meninggal di RS Eshmun

Reporter: Rudi Hartono

Medan | Gerbang Indonesia – Seorang lelaki berinisial SN yang bekerja di Bank Mestika Medan meninggal dunia setelah ditangani pihak rumah sakit Eshmun Medan. Di duga disebabkan oleh anti biotik yang disuntikkan dokter ke pasien, SN mengalami kejang dan meninggal dunia pada hari Selasa (15/2/22).

Keluarga korban
Keluarga korban

Peristiwa bermula ketika pada hari Senin (14/2/22), SN yang bertugas sebagai sekuriti di bank Mestika Medan, pada shift malam hari seperti biasa pergi kerja. Pada saat didalam perjalanan, SN mengalami kecelakaan, dimana terjadi penyenggolan menyerempet sebuah mobil yang mengakibatkan kaki korban cidera luka ringan.

Baca juga:  Harapkan Agar Dapat Menjadi Agen Off Change di Masyarakat, PD Ikatan Pelajar Al-Washliyah Gelar Rakerda I Kabupaten Asahan

Rosnani, kakak korban ikut mengantar korban untuk kerja. “Gara-gara menghindari lobang di jalan, adekku mengelaklah, enggak taunya mobil lewat, kenalkah mobil tu terserempet kakinya,’ ujar kakak korban. Akibatnya keduanya jatuh ketengah jalan. Kaki korban lecet dan mengalami pening kepala. Kakak korban kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Eshmun yang berlokasi di Jalan Marelan Raya, Medan Marelan.

Kemudian korban pun rawat inap di RS tersebut pada malam hari (Senin). “Waktu tadi malam korban baik-baik saja. Masih bisa pun dia jalan ke kamar mandi dan beseloroh dengan kami. Tidak berapa lama perawat kemudian merawat korban, mana yang luka di perban dan diobati. Malam itu opname lah kami karena kata adekku meriang dan pening kali kepalanya,”ujarnya.

Baca juga:  Seorang Pria Tanpa Identitas Diduga Pemulung Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah di Trotoar 

Keesokan harinya, Selasa 15/2/22, kakak korban melihat keadaan adiknya. Dan petaka itu pun mulai terjadi di pagi itu. Tampak seorang dokter yang tanpa bertanya, menyuntikkan sesuatu ke tubuh adiknya.

“Apa yang dokter suntikkan? ku tanya, di bilang dokterlah antibiotik. Marahlah aku. “Sudah ku bilang tadi dia ada alergi, tapi disuntikkannya juga ke adekku, marahlah aku. Menjeritlah aku memarahi dokter itu, akibatnya pingsanlah adekku itu,”ujar kakaknya sambil menangis sesenggukan.

Baca juga:  Trophy Gubernur Jawa Timur Semarakkan Kontes Batu Akik/Permata Skala Nasional di Pasar Batu Mulia/Akik Surabaya

“Aku tak terima….aku tak terima…cuma dialah Ito (saudara) ku seorang laki-laki, ku lapor nanti ke polisi…,”ujar Rosnani menangis sedih dalam keadaan haru.

Awak media mencoba konfirmasi atas peristiwa ini, tetapi pihak RS Eshmun tidak memberi komentar sama sekali. Menurut keterangan kakak korban, penyuntikan itu hari Selasa pagi (15/2/22), kemudian tidak berapa lama korban meninggal dunia. (RHO)

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru
Berita Terkait