21.4 C
Indonesia
Kam, 8 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

21.4 C
Indonesia
Kamis, 8 Desember 2022 | 6:22:26 WIB

Berikan Kepedulian Kepada Petani Kelapa, Mahasiswa UPER Ciptakan Briket Tempurung Kelapa Sebagai Solusi Bahan Bakar Ramah Lingkungan

Jakarta | detikNews – Dalam rangka mendukung ‘Zero Emission’ di perhelatan Formula E Jakarta 2022, Sabtu (4/6) lalu, PT Pertamina (Persero) menyediakan Pertamina Renewable Diesel (RD). Teknologi ramah lingkungan ini digunakan sebagai bahan bakar genset untuk proses pengisian ulang (Charging) baterai kendaraan listrik yang digunakan untuk bertanding.

Pakar mekanika terapan Universitas Pertamina, Judha Purbolaksono, Ph.D., mengatakan, Pertamina RD hadir sebagai bahan bakar nabati ramah lingkungan dan membuktikan tingginya kualitas produk teknologi karya anak bangsa Indonesia. Inovasi bahan bakar ramah lingkungan ini dapat menjawab kebutuhan pasokan bahan bakar nonfosil dalam negeri dan memiliki potensi pasar di berbagai negara di tengah tren transisi energi.

Tak mau ketinggalan tren, mahasiswa Teknik Mesin Universitas Pertamina (UPER), ikut ambil peran dalam inovasi produk bahan bakar ramah lingkungan sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat. Putu Mega Dana, Muhammad Rio Ferdiansyah, Putra Anugrah, dan Putra Trimarianto Hutagaol, membantu para petani membuat briket berbahan dasar tempurung kelapa.

“Di daerah tempat saya tinggal, di Kota Bitung, Sulawesi Utara, banyak petani kelapa yang menggantungkan hidup mereka hanya pada penghasilan bertani. Sejauh ini, mereka memanfaatan tempurung kelapa dengan mengolahnya menjadi arang. Lalu, kami terfikir untuk mengedukasi para petani dan membantu mereka mengolah arang menjadi briket yang lebih bernilai jual tinggi”, ucap Putra Anugrah, dalam wawancara daring, Selasa 07/06/2022.

Pengolahan arang oleh para petani kelapa, menurut Putra, selama ini dilakukan melalui metode pembakaran konvensional dengan media tanah atau drum. Arang yang dihasilkan dari pembakaran dengan media tanah kualitasnya kurang baik dan berpotensi mencemari udara. Sementara, pembakaran dengan media drum menghasilkan arang yang berkualitas baik, namun tetap tidak ramah lingkungan.

“Karenanya, tim menawarkan metode pembakaran ramah lingkungan yang menghasilkan asap cair. Selain berpotensi mengurangi polusi udara, cairan hasil pembakaran tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal. Cairan hasil pembakaran tingkat I dapat digunakan untuk mengawetkan makanan, tingkat II dapat digunakan sebagai biopestisida, dan tingkat III dapat digunakan sebagai pengawet kayu”, ungkapnya.

Sementara itu, Putu Mega Dana selaku Ketua tim mengungkapkan, bahwa metode pembakaran yang ditawarkan memiliki beberapa tahapan. Tahap pertama adalah Pirolisis yakni : pembakaran tempurung kelapa dengan suhu tinggi tanpa adanya oksigen untuk memisahkan senyawa menjadi beberapa bagian. Proses pirolisis ini akan menghasilkan asap.

“Asap dari hasil pembakaran tersebut kemudian dikondensasikan atau diubah dari bentuk uap menjadi cair. Kemudian cairan hasil pembakaran selanjutnya dimurnikan dengan cara diendapkan, sehingga akan menghasilkan cairan dengan tiga tingkatan tadi”, lanjut Puttu.

Lebih lanjut Putu menjelaskan, melalui metode pembakaran asap cair, petani bisa memperoleh arang dengan kualitas baik, karena arang tidak akan bercampur dengan tanah seperti pada proses pembakaran Konvensional.

“Arang yang sudah jadi ini akan dihaluskan dalam mesin penepung untuk kemudian dicampur dengan kanji dan air. Selanjutnya, adonan arang siap untuk dicetak menjadi briket sesuai permintaan pasar atau konsumen. Setelah dioven dan didinginkan, briket bisa langsung dikemas dan dipasarkan”, pungkas Putu.

Dengan modal sekitar 10 Juta Rupiah untuk mengolah 1 Ton arang, Putu dan tim yakin bisa menghasilkan keuntungan bersih mulai dari 25 sampai 60 Juta Rupiah. Tak heran jika gagasan ini mengantarkan keempat mahasiswa menduduki posisi lima besar di ajang internasional bergengsi besutan perusahaan Migas Multinasional, Shell, NXPlorers 2022.

Bagi siswa-siswi yang ingin mempelajari teknologi permesinan dan ingin menjadi ahli rekayasa mekanika dapat bergabung di Program Studi Teknik Mesin Universitas Pertamina (UPER). Saat ini, kampus besutan PT Pertamina (Persero) tersebut kembali membuka pendaftaran Seleksi Nilai Rapor (Non Tes) dan Ujian Masuk Online periode Mei-Juni untuk Tahun Akademik 2022/2023.

Universitas Pertamina (UPER) juga menyediakan beasiswa dengan nilai total mencapai 23 Milyar Rupiah. Informasi lengkap terkait program studi serta syarat dan ketentuan pendaftaran dapat diakses di laman https://pmb.universitaspertamina.ac.id .(Arifin)

——————————————-
Narahubung:
Ita M. Hanika – Manajer Humas Universitas Pertamina
No. HP: 0812 1972 8373
E-mail: ita.mh@universitaspertamina.ac.id
——————————————-

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru
Berita Terkait