website statistics
30.4 C
Indonesia
Mon, 22 July 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

30.4 C
Indonesia
Monday, 22 July 2024 | 17:48:10 WIB

Biaya Produksi Pertanian Naik, Petani Aceh Selatan Berharap Pemerintah Berikan Perhatian 

Aceh | detikNews – Budidaya tanaman nilam sempat mengalami kejayaan di Aceh Selatan. Saat ini, harga minyak nilam Atsiri Aceh mengalami kenaikan di pasaran. Selama sebulan terakhir, pedagang pengumpul di Aceh Selatan membeli minyak nilam dari petani seharga Rp 1 juta per kilogram.

Salah seorang pedagang pengumpul kecil-kecilan di Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, Syahrul Mubarak S.IP, mengaku membeli minyak nilam dari petani dengan harga Rp 1 juta per kilogram. “Sebelumnya, tiga bulan yang lalu, harga minyak nilam masih bertahan di Rp 700.000 per kilogram,” ujar Syahrul kepada wartawan pada Selasa (25/6/2024).

Syahrul menyebutkan bahwa dengan naiknya harga minyak nilam menjadi Rp 1 juta per kilogram, banyak petani yang menyimpan stok minyak nilam selama puluhan tahun akhirnya menjual ke pedagang pengumpul. “Pada tahun 1990-an, harga minyak nilam di Kabupaten Aceh Selatan pernah mencapai harga yang sangat tinggi, sehingga kehidupan ekonomi para petani nilam saat itu hampir semuanya makmur dan sejahtera. Namun, kondisi tersebut tidak bertahan lama dan harga minyak nilam turun drastis,” katanya.

Baca juga:  Peningkatan Bersama: Harga Kripto Hari Ini 9 Juni 2023 Menunjukkan Pergerakan Positif untuk Bitcoin dan Kripto Lainnya

Sebagai petani nilam, Syahrul Mubarak sangat berharap harga nilam yang saat ini mencapai Rp 1 juta lebih dapat terus bertahan dan naik lagi hingga mencapai Rp 2 juta per kilogram. “Sehingga ekonomi para petani nilam di Kabupaten Aceh Selatan dapat meningkat,” tambahnya.

“Harapan kami, pemerintah lebih mendorong supaya harga nilam kembali membaik demi perkembangan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Baca juga:  BPC Gapensi Purwakarta Gelar Bazaar Murah Dukung Upaya Pengendalian Inflasi

Tanaman nilam (Pogostemon cablin benth) merupakan tanaman perdu wangi berdaun halus dan berbatang segi empat yang dapat disuling daun keringnya untuk mendapatkan minyak (Patchouli alcohol). Minyak nilam adalah salah satu produk minyak atsiri terbesar yang dihasilkan oleh Indonesia, dengan pangsa pasar lebih dari 90% kebutuhan dunia.

Posisi nilam Aceh sangat istimewa karena kandungan Patchouli-nya di atas 30% dengan rendemen mencapai 3%. Pelaku industri nilam dunia mensyaratkan agar minyak nilam dari Indonesia dicampur dengan minyak nilam Aceh.

Baca juga:  Pengusaha Israel Terlibat Skandal Penipuan Mata Uang Kripto Senilai Rp 4,4 Triliun

Dengan tingginya permintaan minyak nilam Aceh dari luar negeri, untuk memenuhi kebutuhan minyak nilam, pemerintah Aceh Selatan perlu membantu para petani nilam agar mereka dapat merasakan kesejahteraan dan kemakmuran.

Syahrul Mubarak S.IP meminta kepada para petani nilam untuk giat menanam nilam dengan memanfaatkan lahan yang masih tersedia untuk terus memproduksi minyak nilam. Selain itu, ia juga meminta para petani nilam agar melakukan penanaman nilam secara berkesinambungan. “Tujuannya agar alat penyulingan nilam ini bisa terus memproduksi minyak nilam,” tutupnya.

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait