27.4 C
Indonesia
Sab, 3 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.4 C
Indonesia
Sabtu, 3 Desember 2022 | 8:24:52 WIB

Bikin Warga Resah, Limbah yang diduga milik PT.SANTOSO AGRINDO mencemari lingkungan, LSM GMBI minta DLHK Beri Sanksi Tegas

Bikin Warga Resah, Limbah yang diduga milik PT.SANTOSO AGRINDO mencemari lingkungan, LSM GMBI minta DLHK Beri Sanksi Tegas

Laporan: Wahyu

Serang | detikNews.co.id – Pencemaran lingkungan terjadi di Kampung Ciherang, Desa Ciherang, Kecamatan Gunung Sari, Serang Banten. Aliran air sungai yang berada di wilayah sekitar dicampuri oleh limbah potongan hewan yang diduga milik PT.SANTOSO AGRINDO. Mengalirnya limbah tersebut menuai banyak perhatian dan protes keras dari masyarakat sekitar khususnya, masyarakat di Desa Ciherang.

Akibat dari pembuangan limbah tersebut, masyarakat Ciherang beramai – ramai mendatangi PT. SANTOSO AGRINDO yang berada di Gunung Kupak, karena diduga telah mencemari lingkungan. Pasalnya, limbah hasil dari potongan hewan tersebut diduga dialirkan ke sungai dan sawah milik masyarakat di Desa Ciherang, sehingga aliran air sungai terkontaminasi dan menjadi berwarna hitam pekat, sehingga ikan-ikan yang berada di sungai pun mati akibat dampak limbah tersebut.

Baca juga:  Diduga Lakukan Pencemaran Limbah, PT. BRONDONG INTI PERKASA Disatroni Karang Taruna Kecamatan Brondong

Rahmat selaku Ketua LSM GMBI KSM Gunung Sari mengatakan, membenarkan kejadian tersebut, dan berharap adanya tindakan cepat tanggap langsung dari pihak Dinas terkait, agar kejadian tersebut dapat segera diselesaikan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Masyarakat Desa Ciherang sempat mendatangi perusahaan PT. SANTOSO AGRINDO, untuk meminta pertanggungjawaban”, ujarnya, Minggu 27/2/2022.

“Namun, sangat disayangkan pihak perusahaan tidak bisa ditemui secara langsung, alasannya sih karena hari libur”, ungkap Rahmat.

Hal senada diungkapkan Iwan sekretaris LSM GMBI KSM Gunung Sari yang mengkhawatirkan dampak negatif dari hal tersebut, akan berdampak besar pada sendi perekonomian masyarakat sekitar, karena bisa menyebabkan terjadinya gagal panen.

“Akibat limbah yang mengalir ke sawah masyarakat Desa Ciherang, bisa jadi gagal panen, hal ini jelas dapat merugikan masyarakat Desa Ciherang”, tegasnya.

Mendengar kejadian tersebut, Andi Nakrawi Ketua LSM GMBI Distrik Kabupaten Serang pun angkat bicara, dan meminta kepada pihak pemerintah untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran tersebut.

Baca juga:  Ujian Profesionalisme Polri

“Dalam hal ini tupoksi pengawasannya berada pada dinas DLHK Kabupaten Serang, yang seharusnya secepatnya memberikan tindakan tegas, dengan memberikan sanksi secara administrasi ataupun sanksi pidana, kalau memang perusahaan tersebut telah melanggar dan merugikan masyarakat sekitar”, ucapnya.

“DLHK harus segera berikan bertindak tegas, berikan sanksi seberat – beratnya, biar ada efek jera bagi setiap perusahaan yang telah abai dengan aturan, karena hal ini bukan baru sekali terjadi dikawasan Gunung Kupak, tetapi sudah beberapa kali dan bukan hanya perusahaan tersebut saja yang jelas melanggar aturan, karena pada kawasan Gunung Kupak tersebut juga terdapat beberapa perusahaan yang di naungi oleh PT. WABIN JAYATAMA, dan di duga DLHK telah melakukan pembiaran dan tutup mata begitu saja”, ucapnya.

Baca juga:  DPD ARUN Tangsel Satukan Visi dan Misi Demi Sumbangsih Kepada Ibu Pertiwi

Pihak LSM GMBI KSM Gunung Sari telah seringkali mengingatkan pihak perusahaan pelanggar aturan tersebut. Namun, selalu diabaikan dan tidak ada niat baik dari pihak perusahaan kepada kepentingan masyarakat sekitar.

“Kami telah mengingatkan berulang – ulang kepada PT. WABIN JAYATAMA, tapi hampir 4 bulan ini pihak PT. WABIN JAYATAMA seolah – olah mengabaikan bahkan di ingat kan pun pihak perusahaan tidak merespon dan mengabaikan”, ungkapnya.

“Pada Sabtu tanggal 26 Februari 2022 hal ini terjadi lagi pencemaran lingkungan yang luar biasa dan sangat merugikan masyarakat. Kami berharap pemerintah Pemda Kabupaten Serang segera menindak tegas terhadap perusahaan- perusahaan yang melanggar aturan sesuai aturan undang-undang yang berlaku”, tegasnya.

“Jika memang tidak dapat segera diatasi maka kami akan menggelar “AKSI GERAKAN MORAL” secara besar-besaran”, pungkas Andi.(Wahyu)

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru