website statistics
30.4 C
Indonesia
Wed, 28 February 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

30.4 C
Indonesia
Wednesday, 28 February 2024 | 15:40:12 WIB

Buka Kegiatan IKKAN, BNNK Depok : Jalinan Hubungan Baik Antara Anak dan Orangtua Adalah Faktor Utama Suksesnya Lingkungan Bersinar

Depok | detikNews – Konsisten perangi kasus penyalahgunaan Narkoba pada usia dini, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok, bertempat di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sumajaya, Kota Depok, menggelar Kegiatan Intervensi Ketahanan Keluarga Anti Narkoba, yang berlangsung pada Sabtu, 02 Juli 2022. Kegiatan tersebut melibatkan 10 keluarga yang mewakili Kelurahan Abadijaya, dan terdiri dari 10 Ibu/Bapak serta 10 remaja usia 13-15 tahun.

Bersama dengan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kota Depok, kegiatan tersebut akan kembali digelar pada tanggal 16, 23 dan 31 Juli dengan tema yang berbeda-beda pada tiap pertemuan, dan pada pertemuan terakhir akan diukur Indeks Ketahanan Keluarga Anti Narkoba nya.

Baca juga:  Hasil Gencarkan Sosialisasi P4GN, BNNK Depok Sebut Ada Kenaikan Yang Signifikan Atas Permohonan Rehab Dari Para Pecandu Narkoba

Purwoko Nugroho, Sub Koordinator Seksi P2M BNN Kota Depok, di sela-sela pembukaan kegiatan Intervensi Ketahanan Keluarga Anti Narkoba mengatakan, bahwa hubungan komunikasi antara anak dan orangtua menjadi faktor penting suksesnya pencegahan dini anak terhadap pengaruh Narkoba.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah, ingin membangun komunikasi yang baik antara anak dengan orangtua, saling memahami satu sama lain, serta mengenali potensi kualitas diri yang dimiliki oleh orangtua dan anak”, ucap Nugroho, Sabtu 2/7/2022.

Lebih lanjut Purwoko menyampaikan,
Keluarga adalah garda terdepan dalam mencegah remaja terjerumus kepada hal-hal negatif, salah satunya adalah penyalahgunaan Narkoba. Banyak kasus penyalahgunaan Narkoba yang ditemukan pada kalangan remaja, berlatar belakang keluarga yang kurang harmonis, keluarga yang bermasalah atau keluarga yang sama sekali tidak ada komunikasi diantara anggota keluarganya.

Baca juga:  TAR Kota Depok Desak BPTD Kemenhub Tolak dan Hapuskan SSA ARH

“Di tahun 2016, kami pernah menemukan ada pelajar kelas 2 SMP, telah menyalahgunakan obat golongan G, Tramadol sebanyak 10 butir sehari, dan penyebab pelajar ini mengkonsumsi obat tersebut, dikarenakan tiap hari tidak pernah bertemu dengan kedua orangtuanya. Sehingga ketika menemukan masalah, pelajar tersebut justru curhat kepada temannya yang ternyata menyalahgunakan Tramadol”, ungkap Purwoko.

“Locus dari giat ini adalah Kelurahan Abadijaya, karena Kelurahan ini merupakan salah satu Kelurahan ‘Bersinar’ (Bersih Narkoba), yang telah kami bekali mengenai program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba pada tahun 2021, dan di tahun ini (2022) merupakan implementasi dari program tersebut. Kesepuluh keluarga ini nantinya, setelah mendapatkan pelatihan sebanyak 4 pertemuan, diharapkan mampu untuk menjadi ‘Role Model’ bagi keluarga lainnya di Kelurahan Abadijaya”, sambungnya.

Baca juga:  Tak Setuju Marketplace untuk Guru: Waka Komisi X DPR Tegaskan Guru Bukan Objek

“Alhamdulillah, di tahun 2021, Kota Depok mendapat nilai 77,59 (kategori Tinggi) untuk Indeks Ketahanan Keluarga Anti Narkoba. Meski memang masih dibawah target nasional, yakni 78,67 insyaallah, di tahun 2022 ini kami optimis, bisa meraih nilai indeks yang lebih baik lagi”, pungkas Purwoko.(Arifin)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait