21.4 C
Indonesia
Kam, 8 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

21.4 C
Indonesia
Kamis, 8 Desember 2022 | 7:21:21 WIB

Bupati Pemalang Hadiri Konferensi Kerja PGRI Periode Kedua Masa Bakti Ke XXII Tahun 2022

Reporter: Eko B Art

Pemalang | Gerbang Indonesia – Bupati Pemalang Hadiri Konferensi Kerja PGRI Periode Kedua Masa Bakti Ke XXII Tahun 2022. Pekik semangat Yell Yell PGRI kabupaten Pemalang Bergema di gedung PGRI Pemalang.

Dilanjutkan pembacaan ikrar GURU:

-Kami Guru Indonesia, adalah insan pendidik bangsa yang beriman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

-Kami Guru Indonesia, adalah pengemban dan pelaksana cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pembela dan pengamal Pancasila yang setia pada Undang Undang Dasar 1945.

-Kami Guru Indonesia, bertekad bulat mewujudkan tujuan nasional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

-Kami Guru Indonesia, bersatu dalam wadah organisasi perjuangan Persatuan Guru Republik Indonesia, membina persatuan dan kesatuan bangsa yang berwatak kekeluargaan.

-Kami Guru Indonesia, menjunjung tinggi Kode Etik Guru Indonesia sebagai pedoman tingkah laku profesi dalam pengabdian terhadap bangsa, negara serta kemanusiaan. Sabtu 05 Februari 2022.

Duduk dibarisan Paling depan Bupati Mukti Agung Wibowo, bersama Ketua dan Pengurus PGRI Kabupaten Pemalang, Pengurus PGRI Jawa Tengah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, kemudian dari cabang Dinas 12 Kabupaten Pemalang, Kepala Sekolah SMA, SMK, Ketua MKKS SMA, SMK, SD PGRI, dan KWK KWK sekabupaten Pemalang.

Dalam sambutan Pembukaan kegiatan tersebut Bapak Mualip SPd MM menyampaikan bahwa kegiatan konferensi kerja hari ini adalah dengan mengagendakan pertanggungjawaban program kerja selama satu tahun kebelakang, sekaligus merencanakan program kerja satu tahun kedepan.

Perlu kami sampaikan pula kepada Bapak Bupati dan ketua PGRI provinsi Jawa Tengah, Alhamdulillah di tahun kedua ini perjalanan organisasi PGRI Kabupaten Pemalang mendapat predikat terbaik dengan prinsip kesetaraan serta prinsip yang tidak melihat lagi batas-batas Suku, Agama, Ras, Gender maupun pada Satuan Pendidikan, semua menjadi satu pada organisasi profesi yang tergabung di dalam PGRI.

Baca juga:  Kapolrestabes Medan, Dirlantas Polda Sumut, dan Kapolres Batubara Disertijabkan

Secara khusus PGRI kabupaten Pemalang sekarang menjadi Mitra pemerintah daerah, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menjaga komitmen agar anggota PGRI menjadi anggota yang tetap memegang prinsip prinsip profesional bekerja sama dengan Pemerintah Daerah.

Organisasi profesi PGRI semata-mata menjadi Mitra dalam hal peningkatan dan menjaga kwalitas didunia Pendidikan, tetapi juga hadir pada upaya solusi pada persoalan-persoalan yang muncul di lapangan.

Kita bisa lihat bersama di awal-awal tahun Pandemi yang dihadapi oleh pemerintah daerah dan masyarakat, PGRI Pemalang andil dan peduli dengan memberikan bantuan untuk tenaga kesehatan di Kabupaten Pemalang, kurang lebih hampir 4000 APD dan paket 7000 paket sembako kepada warga masyarakat yang terdampak Pandemi.

Terimakasih kepada Bapak Mukti Agung Wibowo, sudah memberikan kemudahan fasilitas, dan kami sampaikan satu tahun kami bersama Beliau yang sangat sangat memiliki political will terhadap kebijakan dalam dukungan setiap kegiatan.

Yang sampai hari ini kami Ingat bersama untuk P3K Kabupaten Pemalang mengusulkan 2100, sekalipun hanya 1300 yang bisa terakomodir sesuai dengan prosedur, dan itu merupakan kuota yang besar.

Kita bisa belajar dari beberapa kabupaten lain yang hanya mengambil sedikit untuk membuka kuota baru di tahun 2017, sekurangnya hanya ada 800 nasib guru honorer tahun 2020, terima kasih luar biasa buat Bupati Pemalang. Pungkas Pak Mualip dalam sesi sambutan di depan Forum kegiatan tersebut.

Baca juga:  Bupati Pemalang Memberikan Sambutan dan Berpesan Agar DWP Mampu Berperan Sebagai Motivator dan Penyemangat Untuk Memiliki Daya Saing di Dunia Usaha

Selanjutnya Bupati Pemalang Mukti. Agung Wibowo ST MSi, memberikan sambutan dan membuka acara tersebut.

Bupati Pemalang menyampaikan bahwa “Acara Pembukaan konferensi kerja PGRI tahun kedua masa bakti XXII, Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Pemalang menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap pelaksanaan konferensi ini, Saya berharap semoga kegiatan ini menghasilkan hal hal yang bermanfaat bagi organisasi untuk mendorong peningkatan kualitas dan kompetensi guru serta peningkatan pendidikan pada umumnya.

Saya mengucapkan selamat datang kepada para pengurus PGRI Jawa Tengah yang telah berkenan hadir pada kegiatan ini, semoga Beliau akan memberikan arahan dan masukan sekaligus meningkatkan motivasi para peserta Konferensi yang akan disampaikan dan sudah banyak panjang lebar banyak sekali dari ketua PGRI provinsi Jawa Tengah.

Ada beberapa hal yang perlu Kita sampaikan bahwa, ini juga sebagai informasi bahwa Saya juga putra dari seorang bapak yang menjadi Guru.

Tentu hal ini memberi motivasi kepedulian Kami terhadap guru-guru yang ada di Pemalang, untuk itu Mari kita bersama-sama mari sama-sama kita bersinergi dan harapan kami, harapan Kita semua, bahwa kita bisa menjadikan Pemalang lebih baik lebih maju lagi, Pemalang AMAN Adil Makmur Agamis dan Ngangeni.

Kita harus membiasakan pertanyaan, apa yang bisa kita lakukan untuk Pemalang ? Jangan tanyakan apa yang diberikan oleh Bupati Pemalang atau Pemerintah untuk kalian para guru, Kita membiasakan tanyakan apa yang bisa kita lakukan untuk Pemalang ?

Baca juga:  Bantuan Bedah Rumah Dari Mas Mukti Bareng Viral Blast Pemalang "SEMANGATMU... REZEKIMU...” Untuk Desa Kalirandu dan Desa Banjar mulya

Sengaja dalam Kesempatan ini saya Memakai sarung Goyor asli Pemalang, itu adalah hal yang muncul nyata diantaranya apa yang saya pakai Sarung produksi Pemalang, Karena untuk menanamkan putra-putri kita, bahwa mereka agar merasa memiliki sepenuhnya terhadap Kabupaten Pemalang.

Dengan memakai produk khas Pemalang akan ada nilai tambah dari bonus demografi dari yang kita pakai, bonus demografi apa? Produk kita akan lebih luas dikenal, daerah Pemalang akan lebih sering di ingat.

Karena kalau kita tidak punya semangat untuk membenahi dari hal sederhana ini, kita bakal jauh tertinggal dengan daerah lain.

Dalam hal ini adalah bentuk kreativitas kita bersama.

Semua pola perkembangan teknologi tidak ada yang abadi, justru yang abadi adalah perubahan dan inovasi.

Maka dari itu kami mengajak kita mengikuti perubahan.

Saya sampaikan juga dalam kesempatan ini, dengan hadirnya Buku karangan Saya sebagai bentuk keberanian motivasi saya dalam Pemerintahan, artinya untuk membantu kita semua termotivasi, harapan kami harapan kita semua Pagi ini kita punya kemauan, apapun yang terjadi Harapan Kita semua, maka akan tercapai dengan baik.

Selamat Membaca Buku berjudul “Hidup Bahagia Jangan Ditunda”.

Dan untuk Selanjutnya “Bismillahirrahmanirrahim” Konferensi Kerja PGRI kabupaten Pemalang tahun kedua masa bakti XXII dibuka” Selamat melaksanakan Konferensi.

Demikian Pantauan Peliputan dari Media Gerbang Indonesia.(Eko B Art).

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru