website statistics
23.4 C
Indonesia
Mon, 24 June 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

23.4 C
Indonesia
Monday, 24 June 2024 | 23:27:44 WIB

Diberondong Pertanyaan SDS Tadika Puri Terkait Korupsi, Ini Penjelasan Hj. Yeti Wulandari

Depok | detikNews – Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hj. Yeti Wulandari.SH menyebut, bahwa hari Lahir Pancasila pada 1 Juni perlu dimaknai secara khusus untuk mengingat bahwa Pancasila merupakan sarana pemersatu bangsa Indonesia.

Menurutnya, Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh pendiri bangsa merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa Indonesia.

Sesi tanya jawab di ruang Wakil Ketua DPRD Kota Depok Fraksi Gerindra.(Foto : detikNews.co.id)

Hal tersebut dikatakannya, saat diberondong pertanyaan oleh : Ni Putu Indira, Prameswariartha, Nabila Rahmi Khalisah, Aozora Khansa Rabbani Abdi, serta Maria Regina Natalie Geraldine para siswi kelas 4 dan 6 dari SDS Tadika Puri, Komplek Reni Jaya, Jalan Komplek Reni Jaya No.4 Blok G1, Pd. Petir, Kec. Bojongsari, Kota Depok, dalam program acara TVRI di ruang kerjanya kantor DPRD Kota Depok Perum GDC jalan Boulevard Raya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok terkait peringatan Hari lahirnya Pancasila.

“Terimakasih saya ucapkan kepada anak – anakku tercinta dari SDS Tadika Puri yang telah berkunjung ke kantor DPRD Kota Depok, terimakasih juga buat TVRI yang selalu profesional dalam menunjang kinerja saya sebagai Wakil Rakyat di DPRD Kota Depok. Semoga kesuksesan hidup fiddunya wal akherat akan selalu menyertai kita semua, aamiin”, ucap Wakil Ketua DPRD Kota Depok Fraksi Gerindra, Rabu 29/5/2024.

Baca juga:  SMPN 4 dan SMPN 6 Kota Banda Aceh Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2023

“Terlepas dari profesionalisme kinerja para Guru nya, ini anak – anakku dari SDS Tadika Puri luar biasa, pertanyaan – pertanyaan tentang esensi korupsi dengan hari lahir Pancasila memberi arti bahwa, kritisnya generasi masa depan kita ini akan membawa perkembangan Kota Depok yang signifikan di masa yang akan datang”, terangnya.

Srikandi Gerindra Kota Depok yang dikenal sangat peduli dengan dunia pendidikan ini menilai, bahwa tantangan pendidikan dasar semakin kompleks, sehingga menuntut peran serta seluruh element masyarakat menguasai berbagai kompetensi pembelajaran dalam mendidik siswa sebagai aset masa depan bangsa.

“Ada beberapa point penting dalam peringatan hari lahirnya Pancasila ini. Pertama, kita berupaya mengenang dan merefleksikan momentum sejarah, dimana pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental bangsa Indonesia sebagai dasar negara sehingga bangsa nusantara yang beragam dapat bersatu dan menyatu sebagai satu bangsa”, ungkapnya.

Baca juga:  Mendorong Mahasiswa Berprestasi, UPER Siapkan Program Beasiswa APERTI

“Kedua, dengan peringatan ini dapat membangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik, dimana pancasila sebagai ‘Leitstars Dinamis’ bintang penuntun mengandung visi misi negara yang memberikan orientasi arah perjuangan dan pembangunan bangsa kedepan”, tuturnya.

Politisi Wanita jebolan Universitas Pancasila ini pun menyebut, bahwa hari lahir Pancasila membangkitkan rasa dan semangat persatuan, kesatuan, sekaligus memberikan semangat bagi putra-putri bangsa untuk leluasa menikmati kehidupan yang sejahtera, yang memberikan motivasi untuk berbagi, serta menjadikan sumber inspirasi untuk berprestasi sebaik-baiknya.

“Berkat Pancasila dengan nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong keberagaman yang ada menjadi suatu berkah penuntun keberagaman yang dapat dirajut menjadi identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika”, jelasnya.

“Peristiwa proses lahirnya Pancasila ini telah menjadi tonggak sejarah penting dalam perumusan identitas nasional Indonesia, dan melalui moment hari lahirnya Pancasila ini, harapan saya kepada anak – anakku dari SDS Tadika Puri yang bersinergi dengan TVRI dapat terus menjadi motivasi bagi dunia pendidikan nasional dalam mewujudkan kecerdasan anak bangsa di masa depan”, tutur Ketua Bidang Sosial DPP partai Gerindra ini.

Baca juga:  Konsisten Fokus Pada Aspek Pendidikan, Hj.Yeti Wulandari Gelontorkan Milyaran Untuk Perbaikan SDN Anyelir 1

Lebih jauh, Hj.Yeti Wulandari mengatakan, bahwa pada tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno menyampaikan pidato yang kemudian dikenal sebagai ‘Pancasila Speech’. Dalam pidatonya, Bung Karno secara resmi mengumumkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Pancasila sendiri merupakan konsep yang mengandung nilai-nilai dasar yang mencakup:

Ketuhanan Yang Maha Esa: Keyakinan akan adanya Tuhan yang berkekuatan mutlak dan merupakan sumber dari segala kehidupan.

Kemanusiaan yang adil dan beradab: Menghormati martabat dan hak asasi manusia, serta mempromosikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Persatuan Indonesia: Mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam keragaman suku, agama, ras, dan golongan.

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan: Memastikan partisipasi aktif rakyat dalam proses pengambilan keputusan dan menjunjung tinggi kebijaksanaan yang timbul dari musyawarah dan perwakilan.

Sesi Foto bersama Guru serta kesekretariatan kantor DPRD Kota Depok.(Foto : detikNews.co.id)

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia: Mengusahakan keadilan sosial dan kehidupan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.(Arifin)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait