website statistics
23.4 C
Indonesia
Sun, 21 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

23.4 C
Indonesia
Sunday, 21 April 2024 | 3:10:55 WIB

Diduga Akibat Kelelahan, Seorang Pria Asal Surabaya Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kosnya

Reporter: H. Syamsul Hadi

Mataram | detikNews – Seorang pria asal Surabaya, Jawa Timur (sesuai KTP,red) berusia 49 tahun, PNS, ditemukan sudah tidak bernyawa didalam kamar Kos-kosan di jln Datu Brenge lingkungan Kebon sari Kecamatan Ampenan Kota Mataram, (26/06).

Pria tersebut bernama Didik Poerwanto ditemukan tak bernyawa pertama kali oleh teman sekantornya Haerul Ashari (saksi) dan beberapa tetangga kosnya.

Kapolsek Ampenan Kompol Ricky Yuhanda SE SIK menjelaskan, kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi (teman sekantornya) yang menghubungi korban melalui telepon sekitar pukul 16:00 wita namun korban tidak mengangkat telepon tersebut.

Baca juga:  Edi Nama Sesuai KTP dan Asli Warga Lubuk Pakam

“Saksi mencoba menghubungi beberapa kali namun tetap tak ada respon.”katanya.

Atas kejadian tersebut lanjut Kapolsek, saksi merasa penasaran karena telponnya tidak di respon, akhirnya memutuskan untuk melihat korban ke kos-kosannya yang berada di wilayah Ampenan tersebut.

“Saat saksi tiba di kos-kosan korban dan langsung mengetuk pintu beberapa kali tetapi tidak ada jawaban dari kamar korban, sehingga saksi bersama tetangga kos membuka pintu kamar yang memang tidak terkunci. Setelah itu korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup tidak bergerak, kemudian saksi mencoba untuk memegang dan membalik korban tetapi tubuh korban dalam keadaan kaku dan mengeras dingin diduga sudah tak bernyawa,”jelas kapolsek di mapolsek Ampenan.

Baca juga:  Bentuk Kepedulian, Kapolresta Deli Serdang Kunjungi Personil Yang Sakit

Atas kejadian itulah kata Kapolsek, saksi melaporkan ke Polresta Mataram dan langsung ditindak lanjuti oleh personil piket SPKT Polresta Mataram dan Polsek Ampenan dengan mendatangi TKP dengan membawa mobil unit Ambulance.

Personil yang tiba di TKP menemukan korban memang dalam keadaan kaku, dingin dan sudah tidak bernyawa. Oleh sebab itu jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diidentifikasi.

Baca juga:  Prakiraan Cuaca BMKG 27 Juli 2023: Persiapkan Aktivitas di Jakarta, Jangan Lupa Cek Dulu Yuk!

“Dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga menghembuskan nafas terakhirnya akibat kelelahan. Selanjutnya personil piket menghubungi keluarganya yang berada di luar daerah tersebut,”tutupnya.
(H. Syamsul Hadi)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait