website statistics
27.4 C
Indonesia
Wed, 19 June 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.4 C
Indonesia
Wednesday, 19 June 2024 | 18:20:09 WIB

Diduga Melakukan Penipuan PT BSS, PT BCR, PT MU Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan, Penggelapan dan Pidana Perbankan

Jakarta | detikNews – Tim LQ Indonesia Lawfirm melaporkan PT Bumi Sumber Swarna, PT Bumi Citra Reality, dan PT Millenium United pada Jumat (1/7/2022) atas dugaan pasal 372, 378 dan UU Perbankan Nomor 10 tahun 1998.

Para korban penipuan mengatakan, pada mulanya mereka ditawari oleh agen produk sejenis deposito dengan bunga 12.5 % setahun dan dibayarkan perbulan.

“Pada awalnya dikatakan bahwa produk tersebut adalah produk dari OSO Sekuritas Indonesia, para korban dengan iming-iming bunga yang tinggi percaya saja, sehingga terperdaya melakukan transfer ke rekening atas nama PT Bumi Sumber Swarna”, terang Advokat Franziska dari LQ Indonesia Lawfirm. Jum’at 1/7/2022.

“Sepengetahuan para korban setelah transfer, mereka menerima dalam bentuk ‘Bilyet Deposito’, kenyataannya yang diterima adalah Surat Hutang atas nama PT Bumi Sumber Swarna, para korban protes akan tetapi mereka terus diyakinkan bahwa dana mereka sekalipun diberikan dalam bentuk surat hutang, akan terjamin dan pasti akan menerima bunga sesuai dengan janji diawal dan dapat ditarik apabila telah jatuh tempo”, lanjut Franziska.

Baca juga:  Ketua KWK Desak Polres Sumenep, Segera Menuntaskan Kasus Dugaan Pemalsuan IJAZAH Dalam Kontestasi Pilkades Kangayan-Kangean

Kemudian, selama beberapa waktu para korban menerima bunga yang dijanjikan, dengan masa waktu jatuh tempo surat hutang bervariasi maksimal 1 tahun. Beberapa korban menerima bunga dan ditransfer ke rekening pribadi, serta pengirimnya dari PT Bumi Sumber Swarna.

“Permasalahan dimulai pada akhir jatuh tempo surat hutang para korban tidak bisa menarik dana mereka, dan PT Bumi Sumber Swarna tidak menyanggupi untuk melakukan pengembalian dana para korban dengan total 32 Milyar lebih”, lanjut Advokat Hamdani dalam rilis Senin 4/7/2022.

Hamdani menerangkan, bahwa para korban mempercayakan LQ Indonesia Lawfirm atas kasus masalah yang mereka alami.

“Somasi sudah kami layangkan, dan selanjutnya agar kasus ini segera ditangani, sebagai kuasa hukum yang ditunjuk kami telah melaporkan kejadian ini ke Mabes Polri, agar para korban yang dananya tidak kembali cepat ditangani oleh Pihak Kepolisian”, ungkapnya.

Baca juga:  Jajaran Polsek Tempurejo Berhasil Amankan Komplotan Pencuri Dua Toko di Jember

Diduga, PT Bumi Sumber Swarna telah melakukan pelanggaran tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan tujuan menghimpun dana masyarakat tanpa Ijin Bank Indonesia dan ijin dari OJK.

“Akibatnya para korban yang berjumlah 35 orang yang tersebar disebagian wilayah Indonesia mengalami kerugian financial, yang kemudian melaporkan kasus ini, dengan harapan para pelaku segera diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia”, sambung Advokat Franziska.

Maraknya kasus penipuan, dengan modus menghimpun dana masyarakat tanpa ijin resmi dari BI dan OJK bukan baru kali ini terjadi, ada banyak modus lainnya dan pada beberapa kasus telah dilaporkan resmi kepada pihak Kepolisian dan sedang berproses serta telah disidik.

Baca juga:  Polisi Berhasil Menangkap Tiga Tersangka Perampokan Bersenjata di Kaliwungu, Cilacap

“Diimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menempatkan dana mereka dalam bentuk investasi apapun. LQ Indonesia Law Firm membuka Hotline 0817-489-0999 (LQ Tangerang) dan 0818-0454-4489 (LQ Surabaya), silahkan masyarakat melakukan konsultasi dan tim LQ selalu siap untuk penanganan perkara secara cepat, tepat dan transparan”, papar Franziska.

Selain PT BSS, OSO Sekuritas juga menjual surat hutang, menerbitkan MTN, PT MPIP, dan PT MPIS yang juga bermasalah, serta secara total merugikan sekitar 7.5 triliun yang juga mandek, tidak dibayar setelah jatuh tempo.

Diharapkan masyarakat waspada, dan hati-hati atas penawaran produk investasi dengam bunga diatas deposito, karena jika tidak dibayar akan beresiko kehilangan seluruh modal investasinya. Baiknya tabungkan dana anda pada Bank atau dibelikan properti yang jelas kepemilikan dan legalitasnya.(Amanah)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait