27.4 C
Indonesia
Sab, 3 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.4 C
Indonesia
Sabtu, 3 Desember 2022 | 9:30:52 WIB

DPD Perindo: Harga Tiket Naik ke TNK Bukan Berdampak Pada Pelaku Pariwisata Saja!

Reporter: Karol Tamur

Labuan Bajo | detikNews.co.id – Wacana kenaikan tiket dengan harga Rp 3.750.000,- (Tiga juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) menuju Taman Nasional komodo menjadi pro kontra ditengah masyarakat, Wacana kenaikan tiket ini akan diberlakukan pada 1 Agustus 2022 mendatang.

Wacana Kenaikan tiket ini banyak kalangan yang protes alias tidak terima dengan isu kenaikan tiket itu, Protes itu datang dari pelaku pariwisata yang sudah terhimpun dalam satu wadah forum masyarakat penyelelamat pariwisata (FORMAPP). Seperti kita ketahui awal mula protes itu saat sosialisasi kenaikan di aula kantor Bupati Manggarai Barat hingga melakukan aksi demonstrasi di kantor TNK dan Kantor Bupati Manggarai barat pada tanggal 18/07/2022. Selain itu juga pelaku pariwisata tetap konsisten menolak kenaikan tiket itu, dilihat dari sosialisasi kedua kenaikan tiket di hotel La Cecile dini hari pukul 16:00 WITA.

Baca juga:  Sidang Di Tunda Berkali-Kali, Warga Kampung Bojong-Bojong Malaka Kecewa

Menanggapi hal itu ketua dewan pempinan daerah partai Perindo kabupaten Manggarai Barat Stanislaus Stan dikutip dari group whatsapp Forum Peduli Mabar menyampaikan masalah wacana kenaikan tiket ini sesungguhnya bukan hanya berdampak pada pelaku wisata saja, tapi lebih dari itu,” jelasnya.

Mari kita simak penjelasannya. Kenaikan tarif masuk TNK bukan semata-mata masalah ini berdampak pada pelaku pariwisata saja tapi lebih dari itu, Oleh karena itu saya mengajak kita semua melihat masalah ini dengan bijak.

Baca juga:  Lakukan Kunker ke Depo Perpustakaan dan Kearsipan DIY Yogyakarta, Tim Anggota DPRD Kota Depok Komisi A, Harapkan Kemajuan DIY bisa di Adopsi ke Kota Depok

Ketika kita melihat masalah ini masalah para pelaku pariwisata semata maka mari kita berdiam sejenak dan berpikir secara logis, emang harga tiket itu diberlakukan untuk pelaku pariwisata? tentu tidak, pelaku pariwisata gratis masuk TNK, yang kena tarif itu tamunya/ wisatawan Jelas ketua Perindo ini.

Coba kita bayangkan kalau semua wisatawan superkaya yang akan pasti ikut kemauan mereka dan susah diatur, seperti yang kita ketahui, apakah tamu yang datang mau konsumsi sayur lokal kita? Pasti tidak, Apa mau naik mobil kelas avansa dan inova? Pasti tidak, apa mau makan di kuliner? Pasti tidak, apa mau nginap di homestay? Pasti tidak.

Baca juga:  Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Kamar Kos Kawasan Buaran Jakarta Timur

Melihat hal ini mari berpikir besar untuk persoalan ini, sepanjang publik melihat ini hanya masalahnya para pelaku pariwisata, maka disana ada kegagalan. (kr)

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru
Berita Terkait