website statistics
28.4 C
Indonesia
Wed, 28 February 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

28.4 C
Indonesia
Wednesday, 28 February 2024 | 17:07:14 WIB

Gelar Demonstrasi, Mahasiswa Bogor Tolak Penundaan Pemilu 2024 dan Tolak Kenaikan BBM

Bogor | detikNews – Ratusan Mahasiswa dari berbagai kampus diwilayah Bogor Raya menggelar demonstrasi di Istana Kepresidenan Bogor, pada Jumat (8/4/2022). Aksi itu dilakukan terkait masa jabatan Presiden serta kelangkaan minyak goreng dan kenaikan harga BBM.

Dalam aksinya, ratusan mahasiswa melakukan long march mulai dari Tugu Kujang menuju Istana Bogor, hingga menyebabkan kemacetan di Jalan Otista-Jalan Juanda, Kota Bogor.

Dengan menggunakan Jas Almamaternya dari berbagai kampus masing-masing, ratusan mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan ‘Bogor Menggugat Istana’, ‘Geruduk Istana Bogor’, ‘Tolak 3 Periode’, ‘Turunkan Harga BBM’, ‘Mendag Mundur’, acara berlangsung damai dan kondusif.

Sekitar 800 personel gabungan dari TNI dan Polri, disiagakan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa para mahasiswa.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, aksi tersebut tidak mendapat izin dari kepolisian. Namun, pihaknya tetap memberikan pengamanan agar tidak ada penyusupan pada kegiatan tersebut.

“Ya mereka memberitahukan (rencana unjuk rasa). Kita tidak memberikan izin. Karena masih di level 2. Tapi tetap kita harus mengamankan supaya nanti tidak ada disusupin orang dan sebagainya”, Ujar Susatyo. Jum’at 8/4/2022.

Dalam keterangannya, mahasiswa yang mengatasnamakan ‘Gerakan Bogor Menggugat Istana’ itu menyatakan, menolak wacana perpanjangan masa jabatan Presiden dan Penundaan Pemilu 2024, dan para mahasiswa meminta Presiden Jokowi untuk mengeluarkan pernyataan resmi terkait wacana tersebut.

Mahasiswa Bogor juga mendesak agar Presiden Jokowi segera mencopot Menteri Perdagangan, serta segera mengambil langkah preventif untuk memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Selain itu, para mahasiswa juga mendesak Pemerintah untuk menurunkan harga BBM non-subsidi, dan memastikan ketersediaan BBM bersubsidi bagi masyarakat, serta membatalkan kenaikan PPN karena akan menyebabkan kenaikan harga bahan pokok.(Arifin)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait