website statistics
26.4 C
Indonesia
Tue, 27 February 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Tuesday, 27 February 2024 | 13:38:33 WIB

Gelar Wisuda Akbar ke-XI Santri TAAM Tahun Pelajaran 2021-2022, LPPKS BKPRMI Targetkan Peningkatan Kualitas Guru Masa Depan

Depok | detikNews – Bertempat di Gedung Jakarta Global University (JGU) Grand Depok City, Jl. Boulevard Raya No.2 Kota Depok, LPPKS BKPRMI Kota Depok mewisudakan serta melepas 801 santri TAAM (Taman Asuh Anak Muslim) binaannya, menuju jenjang pendidikan selajutnya yakni ke Sekolah Dasar. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Walikota Depok Ir.H.Imam Budi Hartono, Bunda Paud Ely Farida, H.Moch.Hafidz Nasir.Dipl.Ing anggota DPRD Kota Depok F-PKS, Ketua Pokja PAUD Kota Depok sekaligus istri Wakil Walikota Depok Hj. Ety Maryati Salim, Kasie Pembinaan PAUD kota Depok Eny prihatini S.Pd.M.A, perwakilan Kemenag, serta para Penilik seluruh Kecamatan se-Kota Depok.

Acara yang terbagi menjadi 2 sesi ini juga dihadiri oleh: Ketua Umum BKPRMI Kota Depok Ust.Amsori Jayadi,M.Ag., Penasehat BKPRMI Kota Depok KH.Hudanul Sidiq, Ust.H.Toni Saptono Latif, Majelis Pertimbangan Daerah BKPRMI Kota Depok Gunawan HS, serta Dirda LPPKS BKPRMI Kota Depok Rohmah.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Depok mengatakan, bahwa pentingnya dunia pendidikan dini bagi anak-anak, terkhusus bagi generasi masa depan Kota Depok.

“Pentingnya pendidikan anak pada usia dini adalah dapat mengembangkan kapasitas, serta efektivitas otak anak. Mengingat usia PAUD merupakan periode emas dengan perkembangan otak anak mencapai 80 persen, dan rangsangan pendidikan melalui berbagai kegiatan akan membuat perkembangan otaknya semakin optimal”, ucap IBH.

Baca juga:  UGM Gelar Wisuda Pascasarjana 1.533 Wisudawan Periode III Tahun Akademik 2022/2023

“Pada setiap proses pendidikan itu ada peran seorang ibu, kita tidak boleh minder atau malu tentang masa lalu kita, karena kita tidak juga akan tahu tentang masa yang akan datang”, ucap IBH, Sabtu 25/6/2022.

“Saya ini anak sopir Taksi, dan saya selalu ingat kata-kata ibu saya. Saya berpesan kepada para orang tua terutama para ibu-ibu, agar jangan pernah bicara sembarangan. Jadi, harus berbicara yang baik-baik terhadap anak-anaknya, karena kata-kata orangtua adalah sebuah do’a bagi anak-anaknya”, ungkapnya.

Bang Imam juga menambahkan, bahwa selain kegiatan pendidikan ada hal lain yang menjadi faktor utama kesuksesan para siswa, dalam menggapai masa depannya, dan hal tersebut adalah do’a seorang Ibu.

“Seperti kisah Imam Besar Masjid Mekkah yang awalnya adalah seorang anak yang nakal. Namun, karena do’a ibunya yang berkata ‘Mudah-mudahan kelak engkau akan menjadi seorang Imam Besar’ maka, jadilah beliau sekarang Imam Besar di Masjid Mekkah”, papar IBH.

“Selanjutnya adalah, seorang ulama muda asal Aceh. Ketika ada acara MTQ anak-anak Hafidz Qur’an saat Ibunya sedang hamil, dengan mengusap-usap perutnya sambil berdo’a ‘Mudah-mudahan kelak anak saya seperi Qori cilik ini’. Maka, jadilah anaknya seorang ulama yang shalih. Kesimpulannya adalah, bahwa pedidikan itu memang penting namun, do’a orang tua terhadap anak-anaknya juga sangat penting, dan jangan sampai para orang tua berkata sumpah serapah terhadap anak-anaknya”, tutup Wakil Walikota Depok.

Baca juga:  Ini Dia Perubahan Jam Operasional Perpustakaan Umum Kota Depok Selama Ramadhan

Sementara itu, Ketua Panitia Acara Wisuda Akbar ke-XI Kartika Sari.S.Pd.I dalam sambutannya mengatakan, ucapan syukur atas terlaksananya acara tersebut. Pasalnya, selama 2 tahun terakhir kegiatan rutinitas tahunan ini sempat terhenti akibat dari masa Pandemi.

“Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Alloh SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, hidayah, serta inayah-Nya kepada kita semua. Sehingga pada kesempatan yang membahagiakan ini kita dapat berkumpul dan bertatap muka dalam acara ‘Wisuda Akbar BKPRMI Kota Depok yang ke-XI Tahun 2022 ini”, ucap Ika.

“Acara ‘Wisuda Akbar’ adalah agenda tahuan yang rutin dilaksanakan oleh BKPRMI Kota Depok. Namun, dua tahun kebelakang acara ini tidak bisa dilaksanakan karena situasi yang tidak memungkinkan. Pandemi Covid-19 memaksa kita semua, untuk membatasi segala aktifitas yang berpotensi menularkan virus lebih luas”, sambungnya.

Ika mengungkapkan, bahwa dirinya sangat bersyukur karena atas izin Allah SWT pada tahun ini, situasi sudah mulai kondusif sehingga BKPRMI Kota Depok sudah dapat mulai melaksanakan kembali agenda ‘Wisuda Akbar’ tersebut.

Baca juga:  Sikapi Tema Serangan Siber Dalam Debat Calon Presiden 2024, Pakar Keamanan dan Pertahanan Angkat Bicara 

“Waktu persiapan sudah dimulai sejak 2 bulan yang lalu. Sehingga acara ini insyaallah sudah terencana dengan matang. Panitia menargetkan 500 peserta akan mengikuti kegiatan ‘Wisuda Akbar’ ini. Namun, ternyata antusiasme orang tua santri begitu tinggi sehingga kegiatan kita pada pagi hari ini diikuti tak kurang dari 801 santri, dari 49 TAAM yang ada di Kota Depok, Allahu Akbar”, ungkap Ika

“Kami menyampaikan ungkapan rasa terimakasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang terlibat dalam terealisasinya kegiatan ‘Wisuda Akbar’ BKPRMI Kota Depok yang ke XI pada tahun ini. Terkhusus kepada Team Panitia yang hebat”, lanjutnya.

“Harapan kami, semoga kegiatan ini dapat terlaksana untuk tahun-tahun selanjutnya.
Kami mewakili seluruh jajaran panitia menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya, atas segala kekurangan dan kekhilafan dalam penyelenggaraan kegiatan ini, dan semoga para santriwan dan santriwati yang kita wisudakan hari ini, kelak akan menjadi generasi masa depan Kota Depok yang cerdas, serta sukses menata masa depannya”, pungkas Ika.(Arifin)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait