21.4 C
Indonesia
Jum, 2 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

21.4 C
Indonesia
Jumat, 2 Desember 2022 | 6:15:47 WIB

Geliat Ekonomi Pasca Pandemi, Astri dan Keluarga Tetap Semangat Bertahan

Reporter: Arifin

Kupang | detikNews – Momen Idul Fitri tentu menjadi momen paling dinanti bagi semua umat muslim di Dunia, tak terkecuali di Indonesia, ini merupakan hari kemenangan bagi mereka setelah selama sebulan penuh menjalankan Ibadah Puasa di bulan Ramadhan. Termasuk juga di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur.

Kota Kupang yang merupakan Ibu Kota Provinsi NTT ini menjadi salah satu Kota yang sangat terkenal tinggi tingkat Toleransinya, berbagai Suku Agama dan Adat istiadat ada di Kota yang juga dikenal dengan sebutan Kota Karang ini.

Tim detikNews, berhasil menemui satu keluarga yang telah merantau selama 14 tahun di Kota Kupang, sebut saja Teguh nama sang kepala keluarga yang dalam kesehariannya menjalani usaha sebagai pengrajin kaca, menerima pesanan berbagai jenis kaca gravier untuk jendela rumah gereja dan lainnya, sedangkan istrinya Astri juga tak mau berdiam diri, demi untuk membantu meringankan beban keluarga, Astripun membuka usaha warung makan.

Baca juga:  Mobil Minibus Merah Tersambar Kereta Api, 3 Korban Jiwa Meninggal di Tempat

Warung makan yang dibuka dari pagi hingga siang hari ini, menyediakan berbagai menu antara lain, Nasi Pecel, Nasi Kuning, Nasi Campur, Rawon kikil dan masih banyak menu khas asli Surabaya lainnya.

Buka setiap hari dengan lokasi ada di Jl. Perintis Kemerdekaan, Kayu Putih, seputaran wilayah Oebofu Kota Kupang.

Saat ditanya sudah berapa lama menjalani usaha kuliner ini, Astri menjawab bahwa dirinya merintis usaha ini mulai dari Nol, berbekal keahlian yang dipelajari secara turun-temurun dari keluarganya yang memang juga pengusaha warung makan di Jawa Timur.

Baca juga:  Tangsel DIGIFEST 2022 Menjadi Role Model Berbasis Tekhnologi Bagi UMKM se-Tangsel

” Iya usaha ini saya rintis mulai dari nol, hasilnya sekarang mulai berjalan dengan baik, tapi ya namanya juga kan kuliner di Kota Kupang ini ada banyak jadi omset pendapatan tiap hari juga terkadang gak tentu ” ungkap Astri sambil merapikan dagangannya dimeja.

” Pokoknya saya tetap berusaha untuk menjaga kualitas rasa dari masakan saya, salah satunya dengan membeli bahan baku sayuran daging atau ikan segar terbaik, karena bagi saya ketika pelanggan puas besok lusa akan datang kembali bersama teman dan saudaranya, tapi jika kita tidak bisa menjaga kualitas makanan maka pelanggan pasti cuma datang sekali dan gak pernah datang lagi ” tambahnya.

Baca juga:  Kaki Nenek Misdar Chaniago Diamputasi, Butuh Perhatian dan Bantuan dari Pemerintah Daerah

” Untuk menu andalan kami disini adalah Rawon Lontong kikil, Lontong Sayur khas Surabaya ” lanjut ibu muda 3 anak ini.

Astri juga mengisahkan di momen Idul Fitri 1443 H kali ini, dirinya bersama keluarga tidak mudik ke kampung halamannya di Duku Pakis Surabaya.

” Iya kami terpaksa harus menunda keinginan untuk bisa mudik dan berlebaran bersama keluarga di Jawa, jujur akibat Pandemi Covid-19 yang melanda sangat berpengaruh terhadap usaha kami, apalagi saat itu pemerintah juga menetapkan status level PPKM yang sangat luar biasa dampaknya bagi kami ” pungkas Astri.(Arifin)

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru
Berita Terkait