27.4 C
Indonesia
Sab, 3 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.4 C
Indonesia
Sabtu, 3 Desember 2022 | 9:12:03 WIB

Harga Cabai Merah dan Keriting Relatif Bervariasi di Pasar Kindai Limpuar

Reporter: M. Rahim

Banjarmasin | detikNews.co.id – Berdasarkan hasil pantauan beberapa awak media pada saat berkunjung ke beberapa pasar tradisional yang ada di Banjarmasin, salah satunya yang terletak di Jalan A.yani.Km.14.100 di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan yang terkenal dengan nama Pasar Kindai Limpuar atau Pasar Gambut.

Dua orang awak media, yang berbeda media, memasuki area pasar Gambut guna untuk mengetahui salah satu harga kebutuhan pokok rumah tangga yakni cabai yang di jual para pedagang di pasar Gambut tersebut.

Khususnya awak media detikNews.co.id langsung menyambangi ibu penjual sembako baik itu sayur mayur dan juga Minyak Goreng yang ada di dalam pasar tradisional tersebut.

Sebelum awak media menanyakan pada ibu pedagang sayur tersebut, sempat melihat adanya tumpukan Cabai Merah yang ukurannya besar maupun dengan ukuran yang kecil.

Tak mengulur waktu lama awak media langsung menanyakan pada Minah selaku penjual sembako itu tadi. Selamat pagi Bu, Bu harga Cabai Keriting yang ibu jual ini per satu kilonya kena berapa Bu ?. Ibu Hj. Ruminah yang acap di panggil Acil Minah ini langsung memberikan jawaban dengan agak berat hati, Ya mas “Kalau Cabai Kerting ini Satu Kilonya dengan Harga 80.000 Pak”.

Baca juga:  Breaking News: Soal Uang Rp900 Miliar di Bunker Ferdy Sambo, Kapolri: Tidak Ada, itu di AS!

Awak mediapun tanyakan ulang mengenai bagaimana Bu dengan penjualan cabai dalam kurun waktu satu bulan ini dengan naiknya harga cabai yang hampir di semua pasar ini Bu,” jujur pak selama kurang lebih satu dua bulan ini tuk pembelian Cabai Merah maupun Cabai Keriting sangat menurun dengan pembelian yang berjumlah besar, dikarenakan tingginya harga jual cabai yang kami pasarkan ini,” tegasnya.

Pasar Kindai Limpuar
Pasar Kindai Limpuar

Ibu Minah pun berkomnetar lagi pada awak media mengenai para pedagangpun juga mulai resah mas dengan lambatnya putaran modal cabai yang kami jual ini karena sepinya pembeli dengan ukuran besar.

Baca juga:  Rebut Juara Harapan 2 di Acara Parade Qasidah, Hadroh dan Marawis se-Kota Depok yang digelar H.Mohamad Hafid Nasir, Tim Marawis Daaruttaqwa Siap Tingkatkan Kualitas

Dikarenakan apabila cabai ini tidak laku atau lama terjualnya maka mau tidak mau cabai ini pasti mengalami kering atau layu bahkan bisa busuk pak, pada wartawan saat wawancara sepintas, itulah pak yang kami maksud dan yang kami hawatirkan,” ungkapnya.

Dan juga masih banyak juga harga selain Cabai dengan nilai yang tinggi, seperti minyak Goreng yang masih belum merata para pedagang menjualnya, ada yang berkosaran di harga 17.000,- dan juga ada yang di harga 18.000.- bahkan ada yang masih di harga 24.000 per satu Liternya dengan berbeda merek tentunya.

Dalam kunjungan awak media kepasar Kindai Limpuar ini bukan kunjungan yang pertama dilakukan, sebelumnya beberapa awak media terlebih dahulu menyambangi pasar Hanyar Banjarmasin yang hampir sama keluhan pedagang dan pembeli di pasar.

Baca juga:  Warga Kota Kebumen Dikagetkan Dengan Penemuan Mayat di Saluran Irigasi

Dengan hal semacam ini jelaslah para ibu rumah tangga pastinya akan memutar otaknya tuk mengatur keuangan rumah tangganya di karenakan mahalnya kebutuhan hidup sehari-hari dan juga tingginya pembelian bahan sembako tuk kepentingan kehidupan berumah tangga.

Dengan tidak meratanya harga cabai yang di jual di pasaran dengan kisaran perkilogramnya ada yang sampai 100.000 juga ada yang lebih membuat para pedagang pun putar otak bagaimana agar cabai mereka cepat habis di beli pelanggan dengan harapan tidak dijual rugi tentunya.

Dengan kejadian seperti ini ibu Minah berharap ke pemerintah agar dapat bisa mengambil kebijakan yang mana berpihak ke masyarakat bawah, agar perekonomian masyarakat dapat berjalan seperti biasanya dan para pembeli tidak lagi merasa berat dengan harga yang dirasa sangat tinggi,” keluhnya.

Itu aja seh mas harapan kami para pedagang ke pemerintah pusat maupun daerah,” pintanya. (rh)

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru
Berita Terkait