website statistics
28.4 C
Indonesia
Mon, 4 March 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

28.4 C
Indonesia
Monday, 4 March 2024 | 13:13:06 WIB

Kaki Nenek Misdar Chaniago Diamputasi, Butuh Perhatian dan Bantuan dari Pemerintah Daerah

Reporter: Yunius

Nias Utara | detikNews.co.id – Diketahui nenek atas nama Misdar Chaniago (MC) tinggal JL. PNPM MANDIRI, Kelurahan Pasar Lahewa, Kecamatan Lahewa Nias Utara, sudah menjelang seminggu lebih masih berada di RS Pratama Lotu (17/7/22).

Menurut informasi dari keluarga bahwa beliau sakit parah (amputasi), tidak punya suami atau (almarhum) dan juga anak. Beliau tergolong warga yang tidak mampu (miskin) sehingga tersebut dibawa kerumah Marfirah disebut sebagai keluarga dekatnya.

Pada tanggal 9 juli 2022, nenek tersebut diantar oleh Kepala Lurah Pasar Lahewa Darwan Salim Zebua ke Rumah Sakit Pratama Lotu untuk penanganan.

Baca juga:  Percepatan Proyek Infrastruktur Jalan di Bengkulu: Presiden Jokowi Dorong Pemda untuk Optimalisasi Penggunaan Anggaran

Seperti dalam akun resminya mengatakan,
“Kegiatan pagi ini mengantar nenek Misdar Chaniago di RS Pratama Lotu dan telah sampai dengan selamat.Ucapan Terimakasih kepada Pihak Dinas Kesehatan dan dokter, perawat RS Pratama Lotu yang baik hati merespon dan mengawal proses pengobatan beliau dengan ditangani secara Gratis. Semoga proses pengobatannya berjalan dengan lancar,” ungkap DS Zebua dalam akun facebook resminya.”

Baca juga:  Dinkes Telusuri Rumah Sakit Sentosa Bogor dalam Penyelidikan Kasus Pertukaran Bayi

Selanjutnya pihak keluarga MC atas nama Marfirah memberi keterangan kepada awak media dalam selulernya bahwa nenek tersebut diminta oleh pihak RS. PRATAMA LOTU untuk dirujuk ke RSUD dr. Thomsen.

Mendengar hal ini pihak keluarga sedih meningingat biaya yang tidak mendukung.
“Kami tidak ada biaya untuk berobat kesana dan juga BPJS nya sudah tidak aktif,” kata keluarganya.”

“Dia dalam keadaan parah
dan di haruskan di rujuk ke RS Gusit.
Biaya tak ada, kami masih di rumah sakit sekarang bersama dengan anak-anak saya,” tutup Marfirah.

Baca juga:  Menyongsong Masa Transisi Endemi: Protokol Kesehatan Terbaru untuk Menghadapi Covid-19

Untuk sementara dari RS PRATAMA Nias Utara telah menjamin pengobatan gratis dan di rujukkan selanjutnya belum mendapatkan perhatian atau jaminan pengobatan gratis.

Hal ini pihak keluarga dari nenek MC berharap kepada Pemerintah Daerah, Dinas Sosial atau simpatisan untuk memberi bantuan kemanusiaan kepada pasien tersebut. (yn)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait