website statistics
24.4 C
Indonesia
Wed, 24 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

24.4 C
Indonesia
Wednesday, 24 April 2024 | 10:22:09 WIB

Keren..!! Mahasiswa UPER Sulap Limbah Tahu dan Kotoran Sapi Jadi Biogas dalam Waktu Singkat

Jakarta | detikNews – Kepala Subdit Penyiapan Program Bioenergi Direktorat Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Trois Dilisusendi menyampaikan, bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) yang ditargetkan sudah terpasang 489,8 juta meter kubik pada tahun 2025. Nyatanya hingga tahun 2022 pemanfaatan PLTBg hanya sekitar 47,72 juta atau 9,7% yang dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, komunal dan industri.

Dalam sebuah penelitian, proses produksinya yang memakan waktu cukup lama yaitu berkisar 30 hari, dianggap masih menjadi kendala utama dalam lambatnya penerapan energi alternatif tersebut (Mago, 2020). Selain itu, keterbatasan teknologi dalam proses produksi dimana teknologi konvensional tabung biogas hanya mampu menghasilkan suhu panas yang mencapai batas 37 derajat celcius.

Menjawab tantangan tersebut, perusahaan plat merah PT Pertamina (Persero), berkolaborasi dengan Pertamina Foundation dan Universitas Pertamina (UPER) melalui program Desa Berdikari Sobat Bumi (DEB SOBI) dalam mengembangkan reaktor biogas sebagai kebutuhan rumah tangga di Desa Bojongkulur, Kabupaten Bogor. Inovasi tersebut turut menggandeng mahasiswa UPER sebagai inisiator.

Baca juga:  Tingkatkan Kualitas Pendidikan Putra-Putri Asli Riau, UPER Kembangkan Energi Masa Depan Lewat Beasiswa Pendidikan

“Dikenal sebagai desa yang dapat memproduksi hingga 2.000 tahu dalam sehari, pengelolaaan limbah hasil tahu di Desa Bojongkulur belum dilakukan secara optimal. Melalui riset yang ada, kami mencoba mengelola limbah tahu tersebut agar dapat digunakan sebagai energi biogas”, ujar Yama, Mahasiswa Teknik Perminyakan Universitas Pertamina dalam wawancara daring.

Lebih jauh Yama menambahkan, bahwa Program pengelolaan limbah tahu yang telah berjalan sejak Januari 2024 ini telah menghasilkan 1,7 meter kubik reaktor biogas.

Baca juga:  Berbagi Pengalaman, Para Ahli UPER Berikan Pemahaman Memilih Pendidikan dan Karir Pada Siswa - Siswi SMA
Mahasiswa UPER sedang melakukan pemeriksaan terhadap panel surya sebagai pemanas reaktor.(Foto : Dok. Universitas Pertamina)

Proses produksi biogas tersebut juga dibantu oleh alat pemanas berupa panel surya untuk mendapatkan bakteri yang dapat mengolah limbah tahu menjadi biogas dalam waktu yang relatif lebih singkat. Hal tersebut dikarenakan panel surya membantu memanaskan tabung reaktor hingga mencapai suhu 50 derajat celcius yang dapat meningkatkan aktivitas bakteri dalam mengolah limbah tahu menjadi biogas.

Pada akhirnya pengembangan biogas DEB SOBI tersebut dapat menghasilkan biogas yang lebih cepat hingga 2 kali daripada teknologi konvensional. Selain itu, biogas yang berasal dari 750 liter limbah tahu tersebut telah dimanfaatkan oleh dua rumah tangga dan akan dipasang secara bertahap untuk kebutuhan produksi tahu di Desa Bojongkulur.

Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir MS mengungkapkan, bahwa proses pengembangan energi biogas tersebut mendapatkan dukungan penuh dari rektor Universitas Pertamina.

Baca juga:  Sinergitas UPER dan Pramuka Tingkatkan Motivasi Siswa Dalam Mengeyam Pendidikan

“Didukung dengan pembelajaran yang berorientasi dalam menjawab berbagai tantangan secara holistik, mahasiswa juga dibekali dengan pengetahuan berbasis pembangunan berkelanjutan. Seperti melalui mata kuliah Pembangunan Berkelanjutan yang mendorong mahasiswa untuk kreatif dan kritis dalam menjawab permasalahan secara nyata. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik mahasiswa untuk terus menjadi agen perubahan yang memberikan kebermanfaatan ditengah masyarakat”, ujar Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir MS.

Sebagai informasi, saat ini kampus besutan PT Pertamina (Persero) tengah membuka peluang untuk berkuliah di UPER. Bagi calon mahasiswa yang tertarik, dapat mengakses informasi selengkapnya melalui https://pmb.universitaspertamina.ac.id/ (Arifin)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait