website statistics
23.4 C
Indonesia
Sun, 21 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

23.4 C
Indonesia
Sunday, 21 April 2024 | 3:30:30 WIB

Ketua PSSI Berharap Teknologi VAR Bisa Digunakan di Kompetisi Lokal Usai Piala Dunia U-20 2023

Jakarta | detikNews – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan harapannya agar teknologi Video Assistant Referee (VAR) bisa digunakan di kompetisi lokal pasca Piala Dunia U-20 2023. Pernyataan itu disampaikan Erick saat meninjau persiapan Stadion I Wayan Dipta di Bali pada Minggu, 12 Maret 2023.

Menurut Erick, Piala Dunia U-20 2023 bisa menjadi momen untuk meningkatkan taraf Sepak Bola Indonesia, salah satunya dengan terus menggunakan VAR.

FIFA telah memastikan bahwa Piala Dunia U-20 2023 akan menggunakan VAR. Enam Stadion yang menjadi tempat pertandingan akan dilengkapi dengan teknologi tersebut.

Baca juga:  Cycling de Jabar 2023: Balap Sepeda Menjelajahi Keindahan Alam Jabar Selatan

Keenam Stadion itu adalah : Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali), dan Stadion Si Jalak Harupat. (Bandung).

“Kami berharap, setelah melihat bagaimana sistemnya bekerja, kami bisa menggunakannya setelah Piala Dunia U-20,” ujar Erick dikutip dari laman resmi PSSI, Minggu, 12 Maret 2023.

“Daripada membongkar fasilitas setelah turnamen, jika memungkinkan, kami bisa membelinya sekaligus. Tapi tentu saja, kami membutuhkan persetujuan FIFA,” tambahnya.

Baca juga:  FIFA Cabut Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Reza Arap Bahas Masa Depan Lagu "Glorious"

Penggunaan VAR di Liga Indonesia menjadi salah satu janji Erick Thohir sejak terpilih sebagai Ketua Umum PSSI pada Februari lalu. Menurutnya, hal itu dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan industri sepak bola nasional.

Saat ini, PSSI sedang melakukan kajian awal kesiapan enam stadion untuk Piala Dunia U-20 2023 sebelum dilakukan audit ulang FIFA pada 21-27 Maret 2023.

Dalam proses audit, FIFA akan menilai kelayakan stadion tersebut. Jika ada yang dianggap tidak sesuai, maka akan dicoret dan tidak ada penggantian.

Baca juga:  Batal Gelar Laga FIFA Matchday di JIS, PSSI Disebut Cari yang Gratisan

Erick pun meminta semua pihak bekerjasama untuk memastikan kesuksesan Piala Dunia U-20 2023. Jika turnamen internasional sukses, itu bisa menjadi modal saat mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034.

“Kami ingin memastikan tidak ada kekecewaan dari masyarakat Indonesia yang sangat antusias dengan Piala Dunia U-20 di Indonesia,” kata Ketua PSSI tersebut.(Arf)

 

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait