25.4 C
Indonesia
Sen, 28 November 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.4 C
Indonesia
Senin, 28 November 2022 | 9:18:07 WIB

Kinerja Operasional Pertamina NRE 2021 Lampaui Target

Jakarta, Gerbang Indonesia – Pertamina NRE membukukan kinerja operasional cukup baik selama tahun 2021. Produksi listrik yang dihasilkan selama tahun 2021 mencapai 4.686 GWh atau 4 persen di atas target.

Capaian produksi listrik tersebut juga lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang mencapai 4.637 GWh. Kinerja positif operasional yang positif juga ditunjukkan dari peningkatan kapasitas terpasang pembangkit listrik dari energi baru dan terbarukan (EBT) dari 681 MW menjadi 687,2 MW. Di samping itu, Pertamina NRE juga mampu menekan cost per unit menjadi USD 4,64/MWh atau 5 persen lebih rendah daripada target yang ditetapkan.

Kinerja positif pada aspek operasional didukung dengan kinerja HSSE yang cemerlang, di mana total jam kerja tercatat 50.653.894 jam tanpa jam kerja hilang, kecelakaan kerja, ataupun kebakaran. Anak usaha Pertamina NRE, Pertamina Geothermal Energy (PGE) juga mencatatkan prestasi kembali memperoleh PROPER Emas melalui wilayah kerja Kamojang untuk yang ke-11 kali. Bukan itu saja, Jawa Satu Power (JSP) juga dianugerahi penghargaan sebagai Perusahaan Terbaik PMA dan PMDN Tahun 2021 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca juga:  LARMGAK - Bersama Bendum HIPPMA Menyayangkan Permasalah Dalam Lapas Kelas IIB Lamongan

“Kami sangat mengapresiasi kerja solid seluruh jajaran Pertamina NRE, termasuk PGE dan JSP yang merupakan bagian dari keluarga besar Pertamina NRE. Tanpa kerja sama yang solid tentu kinerja positif ini tidak akan tercapai. Tahun 2022 kami memasang target cukup agresif, untuk itu kerja sama yang solid ini harus kami pertahankan dan tingkatkan. Di sisi lain target yang ketat tidak membuat kami lupa untuk selalu menerapkan HSSE Excellence,” ujar CEO Pertamina NRE Dannif Danusaputro.

Pada tahun 2022, Pertamina NRE menargetkan kapasitas terpasang sebesar 2,9 GW yang dikontribusikan dari gas to power sekitar 1.800 MW, EBT 971 MW, dan EV serta baterai sebesar 96,2 MWh. Produksi listrik ditargetkan mencapai kurang lebih 7.100 GWh. Untuk mencapai target tersebut, program yang ditargetkan terealisasi di tahun 2022 antara lain commercial operation date (COD) PLTGU Jawa-1 yang berkapasitas 1.760 MW dan PLTS internal Pertamina dengan potensi mencapai lebih dari 280 MW. Pada tahun 2022, amanah strategis bagi Pertamina NRE adalah mewujudkan program Unlock Value di PGE. Dengan unlock value, Pertamina NRE berharap PGE sebagai anak usaha akan mendapatkan alternatif pembiayaan untuk pengembangan proyek-proyek geothermal ke depan.

Baca juga:  Resahkan Warga Sekitar, Satu Pasangan Muda Mudi Diduga Mesum Akhirnya di Serahkan Polsek Lubek

“Dengan unlock value, Pertamina NRE mengharapkan PGE akan mendapat banyak manfaat berupa pembiayaan bagi proyek-proyek geothermal yang akan dikembangkan serta mengokohkan peran good corporate governance (GCG) sebagai salah satu bentuk komitmen Pertamina NRE menerapkan environment, social, and governance (ESG) dalam praktik bisnisnya,” tambah Dannif.

Pertamina NRE juga tengah mengembangkan bisnis masa depan di sektor energi, seperti hydrogen, dan EV serta baterai. Green hydrogen saat ini tengah dikembangkan sebagai pilot project di wilayah kerja geothermal Ulubelu. Sedangkan untuk EV dan baterai, beberapa waktu lalu Pertamina NRE Bersama Pertamina Patra Niaga telah menandatangani nota kesepahaman dengan Gojek maupun Grab untuk mempercepat pengembangan ekosistem EV.

Baca juga:  Kapolresta Delisedang Pimpin Upacara pengukuhan Wakapolresta Deli Serdang AKBP Agus Sugiyarto SIK

Selain itu, untuk mendukung target penurunan emisi karbon tahun 2030, Pertamina NRE juga berencana mengembangkan natural based solution di mana penandatanganan nota kesepahaman telah dilakukan antara Pertamina dengan Perhutani. Dalam skema bisnisnya, Pertamina NRE akan mengelola penyerapan karbon melalui pohon yang ditanam di lahan konsesi yang dikelola Perhutani. Bisnis lain yang tengah dikembangkan untuk mendukung penurunan emisi karbon adalah Kawasan industri hijau di mana Pertamina NRE akan menyediakan energi ramah lingkungan di kawasan industri. Untuk pengembangan bisnis ini, Pertamina telah menandatangani nota kesepahaman dengan Jababeka.

(Deni)

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru
Berita Terkait