website statistics
23.4 C
Indonesia
Mon, 24 June 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

23.4 C
Indonesia
Monday, 24 June 2024 | 23:40:49 WIB

Kontroversi Sekda Riau: “Mengakui Tas Mewah Istri KW Setelah Viral di Media Sosial”

Jakarta | detikNews.co.id – SF Hariyanto, Sekretaris Pemerintah Provinsi Riau, baru-baru ini menjadi sorotan warganet karena istri dan anaknya memamerkan barang-barang mewah dan gaya hidup hedon di media sosial. Istri Hariyanto, Adrias, terlihat mengenakan tas mahal merek Gucci dan Hermes yang ditaksir senilai ratusan juta rupiah. Adrias juga sering mengunggah foto liburan ke Eropa. Anak perempuan SF juga disorot karena memiliki tas dan sepatu mewah serta mengadakan pesta ulang tahun di hotel bintang lima, Selasa (21/3/2023).

Baca juga:  Terjadi Gempa dengan Magnitudo 3,8 di Lampung

SF Hariyanto kemudian membantah bahwa tas mewah istrinya adalah barang palsu dan mengaku telah melakukan pengecekan. Menurutnya, tas tersebut dibeli dengan harga antara Rp2-5 juta di Mangga Dua Jakarta. Ia juga menjelaskan bahwa foto-foto yang beredar adalah koleksi lama pada 2017-2019, ketika ia masih bertugas di Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Ia juga membantah bahwa liburan ke luar negeri adalah tanda kemewahan, karena biayanya cukup terjangkau dan bersifat patungan dengan teman-temannya.

Baca juga:  Penerapan Aturan Ganjil-Genap di Puncak Bogor Hari Ini, Kendaraan dengan Pelat Nomor Ganjil Dilarang Melintas

SF Hariyanto merasa perlu memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar. Ia juga berharap agar masyarakat bijak dalam menyikapi informasi dan melihat sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Namun, warganet meragukan klaim SF Hariyanto bahwa barang-barang mewah milik istri dan anaknya adalah barang palsu atau KW. Mereka juga mempertanyakan penggunaan barang palsu yang dianggap ilegal. Selain itu, kasus pejabat pajak Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo, membuat masyarakat menjadi lebih peka terhadap gaya hidup mewah pejabat pemerintah yang tidak sesuai dengan gaji yang diemban. (Sl)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait