25.4 C
Indonesia
Sen, 28 November 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.4 C
Indonesia
Senin, 28 November 2022 | 8:08:37 WIB

Mungkinkah Pemerintah Akan Usut Konglomerasi Sinarmas, Lawan 9 Naga?

Jakarta | detikNews – LQ Indonesia Lawfirm dampingi Freddy Widjaja, anak dari Eka Tjipta Widjaja, konsultasi ke Mabes POLRI perihal dugaan tindak pidana pencucian uang yang diduga dilakukan oleh kakak tiri Freddy Widjaja, dengan cara penggelapan saham yang menjadi hak milik Freddy Widjaja. Pendampingan konsultasi tersebut dilakukan pada Jum’at Sore 29/7/2022.

Pertama kali Freddy Widjaja mengetahui, bahwa Akta Lahir yang diberikan oleh beberapa orang saudara tirinya kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, diduga palsu karena dari Disdukcapil mengeluarkan surat keterangan bahwa Akta-akta lahir tersebut, tidak terdaftar di daftar Disdukcapil.

“Nah diduga akta lahir palsu ini, menjadi dasar dan modus dibuatnya Akta Notaris bawah tangan yang mengambil/mentransfer hak Saham milik (Alm) Eka Tjipta Widjaja, ke beberapa kakak tiri Pak Freddy Widjaja, disinilah dugaan tindak pidana awal”, ungkapnya.

“Yang kemudian saham-saham tersebut dicuci melalui perusahaan di Emeritus, Afrika, untuk menghindari pajak dan menyamarkan asal- usul dana atau aset tersebut. Kerugian yang dialami klien kami kurang lebih ratusan triliun, belum lagi negara juga dirugikan atas kehilangan potensi pajak yang seharusnya dikumpulkan/diterima dari pajak penghasilan perorangan. Modus kelas tinggi ini biasa disebut dugaan ‘Tax Evasion’, atau penghindaran pajak”, jelasnya.

Baca juga:  Diduga Menistakan Agama, Rudi Simamora Ingin 'Kuliti' Tuhan, Menghujat Agama Demi Konten Youtube, Melempem Saat Ditangkap Polisi

Sebelumnya Chairul Tanjung juga pernah bersuara, bahwa banyak konglomerat yang uangnya jauh diatasnya, tapi tidak bayar pajak. Yang mana, keberatan tersebut disampaikan CT yang dikenal dengan panggilan ‘Anak Singkong’, dan ditanggapi oleh pemerintah.

“Tunjukkan mana dan siapa, akan kami tindaklanjuti”, ujar Sri Mulyani kepada Chaerul Tanjung.

Melalui kesempatan ini, Advokat Alvin Lim, SH, BSc, MH, MSc, CFP, CLA selaku Ketua Pengurus LQ Indonesia Lawfirm menantang keberanian pemerintah memproses hukum para pejabat tersebut.

“Apakah Pemerintah dalam hal ini, Sri Mulyani dan Kapolri berani menindak, dan memproses hukum, salah satu orang terkaya di Indonesia yang diduga mengunakan surat palsu, mengelapkan pajak dan mencuci uang untuk di proses sesuai hukum?”, tegasnya.

“Klien saya, Freddy Widjaja, punya bukti lengkap dan modusnya, serta siap sedia membongkar apabila pemerintah sungguh-sungguh mau menegakkan keadilan dan hukum”, lanjutnya.

Baca juga:  Polisi Turun Tangan Terkait Unggahan yang Viral "Ormas Palak Pekerja Proyek"

Minggu depan, Alvin Lim akan kembali mendampingi Freddy Widjaja, untuk membuat Laporan Polisi.

“Tadi sudah konsul ke penyidik TPPU/Tipideksus, dan dimintakan kelengkapan berkas. Tadi, setelah ditunjukkan bukti awal, disebut ada dugaan delik pidana penggelapan, minggu depan dengan bukti lengkap dan dileges, akan kami siapkan beserta resume perkara, agar bisa di proses pembuatan Laporan Polisi”, paparnya.

“Kita buktikan, apakah Kapolri berani menengakkan hukum dan menindak, salah satu orang terkaya di Indonesia. Konon kabarnya ini salah satu dari 9 Naga. Apakah hukum Panglima, atau uang adalah Panglima di negara ini, kita buktikan”, ujar Alvin Lim, mantan Bankir di Amerika dan Jebolan UC Berkeley dengan Predikat Honor Student.

Kejahatan kerah putih, dan modus pembuatan Perusahaan Cangkang (Shell Companies) di Perusahaan yang dikenal sebagai ‘Safe Haven’ seperti British Virgin Island, Cayman Island, dll sangat dipahami oleh Alvin Lim yang jabatan terakhirnya di Bank Amerika, sebagai Vice President Commercial Banking.

Baca juga:  Polda Jateng Tangkap 66 Tersangka Penyalahgunaan BBM Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp 11 Milyar

“Jika Indonesia berani menindak oknum Perusahaan Sinarmas, maka Indonesia bisa menjadi negara maju, karena kerugian negara dalam dugaan pencucian uang ini ratusan triliun rupiah. Terima kasih juga atas kerja keras Bareskrim POLRI. Sehingga Indosurya berhasil naik P21, berkas lengkap. Hal ini membuktikan masih ada harapan di aparat penegak hukum Indonesia. Terima kasih, Kabareskrim, Dirtipideksus, kasubdit TPPU, Kanit dan Penyidik Hartono dan Fadri yang sudah kerja keras, hingga kasus skandal skema ponzi terbesar di Indonesia bisa selesai di Kepolisian dan akan lanjut disidangkan”, sambungnya.

LQ Indonesia Lawfirm berharap, agar pihak Kementrian Keuangan berani menyidik dugaan penggelapan pajak dari Konglomerat Sinarmas tersebut, jika mau data-datanya untuk mengusut bisa menghubungi Hotline LQ di 0817-489-0999 (Tangerang) atau 0818-0454-4489 (Surabaya) untuk keterangan lebih lanjut.

“Kasus penggelapan saham milik Freddy Widjaja, bisa menjadi pintu masuk untuk mengusut dugaan pencucian uang, oknum Konglomerasi Sinarmas. Apakah pemerintah berani lawan 9 Naga?”, tutup Alvin Lim.(Amanah/Ar)

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru