website statistics
23.4 C
Indonesia
Tue, 25 June 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

23.4 C
Indonesia
Tuesday, 25 June 2024 | 0:37:01 WIB

Pandemi Potensial: WHO Memperingatkan Bahaya ‘Disease X’ yang Berpotensi Lebih Mematikan daripada COVID-19

Depok | detikNews – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengeluarkan peringatan serius kepada negara-negara di seluruh dunia mengenai potensi kemunculan patogen yang dapat menyebabkan pandemi baru di masa depan, setelah pandemi COVID-19. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dengan tegas mengungkapkan bahwa negara-negara harus bersiap menghadapinya.

“Pandemi berikutnya tidak akan menunggu kita. Kita harus siap,” tegas Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Jumat (26/5/2023).

Berdasarkan WHO, terdapat sejumlah penyakit yang menjadi prioritas dalam menghadapi risiko kesehatan masyarakat dan potensi wabah. Penyakit-penyakit tersebut antara lain COVID-19, demam berdarah Krimea-Kongo, penyakit virus Ebola dan penyakit Marburg, demam Lassa, MERS-CoV dan SARS, penyakit Nipah dan henipavirus, demam Rift Valley, Zika, serta ‘Disease X’.

Baca juga:  Penambahan Kuota Haji Dibahas Bersama Menag, HNW Mendorong Prioritas Lansia

Disease X merujuk pada penyakit yang saat ini tidak diketahui, tetapi berpotensi menyebabkan penyakit pada manusia. Daftar ini pertama kali diterbitkan oleh WHO pada tahun 2017 dan telah menjadi urutan prioritas sejak tahun 2018.

Meskipun amukan pandemi COVID-19 telah mereda, bayangan darurat medis masih segar dalam ingatan kita. WHO mengingatkan dunia mengenai risiko virus yang dapat membunuh ribuan orang dan menginfeksi jutaan orang.

Baca juga:  Dukung Program Kesehatan dan Kemanusiaan, Ketua PMI Kota Depok Ajak Masyarakat Donorkan Darah di Bulan Puasa

Saat rumah sakit dan tenaga medis di seluruh dunia masih berjuang mengatasi situasi yang ada, pandemi COVID-19 telah menggarisbawahi pentingnya memiliki sistem kesehatan pribadi yang kuat dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat umum.

Kesadaran akan kebutuhan akan sistem kesehatan yang tangguh dan responsif menjadi sangat penting. Negara-negara harus melibatkan diri dalam peningkatan kapasitas kesehatan masyarakat, termasuk meningkatkan infrastruktur medis, pemantauan penyakit yang efektif, penelitian ilmiah yang berkelanjutan, dan kerja sama internasional dalam mendeteksi dan merespons potensi wabah penyakit.

Dalam situasi yang penuh ketidakpastian ini, kerjasama antarnegara dan komitmen global dalam menghadapi ancaman pandemi sangatlah penting. Selain itu, penting untuk meningkatkan penelitian dan pemahaman mengenai penyakit infeksi baru dan meningkatkan kesiapan dan respons yang cepat terhadap situasi darurat kesehatan masyarakat.

Baca juga:  Melacak Perjalanan Harga Bitcoin 7 Tahun Lalu: Dari Nol Hingga Tembus Rp 1 Miliar

Dengan kewaspadaan yang tinggi, kerjasama yang erat, dan langkah-langkah pencegahan yang tepat, dunia dapat mempersiapkan diri menghadapi potensi pandemi baru yang dapat mengancam kesehatan dan kesejahteraan global. WHO memainkan peran kunci dalam memimpin dan memfasilitasi upaya ini, namun tanggung jawab bersama kita semua untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat dunia. (In)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait