website statistics
21.4 C
Indonesia
Fri, 19 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

21.4 C
Indonesia
Friday, 19 April 2024 | 2:29:35 WIB

Pengurus PW Pemuda Muhammadiyah Aceh 2023-2027 Resmi Dikukuhkan

Banda Aceh | detikNews – Pengurus Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Aceh masa amaliyah 2023-2027 telah resmi dilantik dalam prosesi yang diselenggarakan di Hotel Nanggroe Aceh. Pelantikan ini dilakukan oleh Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Machendra Setya Atmaja, pada Selasa malam (30/1), mengikuti hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) ke XI pada 9 Desember 2023.

Dalam sambutannya, Ketua PWPM Aceh, Zul Hafiyan, menyampaikan bahwa Pemuda Muhammadiyah kembali fokus pada gerakan keummatan. Mereka berkomitmen untuk memakmurkan masjid, meningkatkan kesejahteraan umat, dan mendorong kemajuan pemuda di Aceh.

“Sesuai dengan tema pelantikan kita. Maka kita terus memakmurkan masjid, mensejahterakan umat, dan pemuda negarawan untuk Aceh berkemajuan,” ujar Zul Hafiyan.

Baca juga:  Kakankemenag Aceh Besar H Salman Peusijuk Kakanwil Kemenag Aceh

Menurutnya, keummatan Islam adalah landasan utama, di mana PWPM Aceh akan tetap teguh pada Al Quran dan sunnah sebagai panduan hidup. Islam, sebagai risalah yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad SAW, menjadi pedoman yang relevan untuk mencapai kemajuan di Aceh.

Pemuda Muhammadiyah di Aceh saat ini memiliki pengurus di 23 kabupaten/kota, 125 kecamatan, dan lebih dari 500 ranting di tingkat gampong, dengan lebih dari 20 ribu anggota aktif.

Bendahara PP Pemuda Muhammadiyah, Machendra Setya Atmaja, menekankan pentingnya pengurus PWPM Aceh menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh. Dalam pidatonya, ia menggunakan filosofi kopi untuk menggambarkan langkah-langkah yang perlu diambil.

Baca juga:  Begini Cara Mengamati Gerhana Matahari Hibrida 20 April dengan Aman dan Tepat!

“Memilih kopi” merujuk pada pemilihan program yang terbaik dan bermanfaat, seperti program bergerak dari masjid. “Meracik kopi” menggambarkan perencanaan program ke depan, dengan harapan PWPM Aceh dapat berkolaborasi dengan pemerintah dan lembaga legislatif.

Filosofi “menikmati kopi” mengajarkan bahwa meskipun tantangan bisa pahit, dengan mindset yang cerah, setiap upaya akan terasa nikmat.

Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, dalam pidatonya yang dibacakan oleh Plh Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Danil Arca, menyatakan bahwa empat pilar yang digaungkan PWPM Aceh – islam berkemajuan, keilmuan, kewirausahaan sosial, dan politik kebangsaan – memiliki relevansi tinggi dalam mengatasi permasalahan bangsa.

Baca juga:  Ketua KB FKPPI Asahan : Jadikan Momentum Hari Pahlawan Sebagai Tonggak Sejarah Kemerdekaan RI

Pilar keilmuan diharapkan dapat mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Aceh. Pj Gubernur juga menekankan pentingnya peran Pemuda Muhammadiyah dalam politik kebangsaan, sebagai jembatan menuju tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dengan semangat keummatan, keilmuan, kewirausahaan sosial, dan politik kebangsaan, PWPM Aceh berkomitmen untuk berkontribusi positif dalam memajukan Aceh menuju masa depan yang lebih baik. Harapannya, setiap langkah yang diambil akan membawa manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat Aceh. (RM)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait