website statistics
21.4 C
Indonesia
Fri, 19 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

21.4 C
Indonesia
Friday, 19 April 2024 | 2:53:21 WIB

Penjambret dan Pemukul Jambret Digaruk Polsek Sei Tuan Kota Medan

Reporter: Rudi Hartono

Medan | Gerbang Indonesia – Rabu (16/02/2022) sekira pukul 00.30 adanya penangkapan pemukul korban terduga, Z (26) warga Jl. Puskesmas Desa Bandar Khalipah ke Polsek Percut Sei Tuan.

R (39) warga Dusun VIII Kec. Percut Sei Tuan di duga pelaku jambret hp yang akhirnya dianiaya oleh Z bersama teman lainnya yaitu MR (16) warga Jl. Puskesmas Dusun IX Desa Bandar Khalipah Kec. Percut Sei Tuan, RH (26) warga Jl. Puskesmas, MAW (26) warga Benteng Hilir No.62 Desa Bandar Khalipah, ASN (22) warga Psr X Gg. Kutilang Desa Bandar Khalipah, MAS (21) warga Jl. Puskesmas, MF (21) warga Jl. Puskesmas, MLN (32) warga Jl. Psr X Gg. Kutilang Desa Bandar Khalipah.

Baca juga:  FPMP Pertanyakan Aksi Jargon Pembenahan Banjir Yang Digadang Camat Panmas Beserta Para Lurahnya Diwilayah ARH

Kejadian ini terjadi di Jl. Pasar 12 lahan garapan dekat SMAN 2 Kecamatan Percut Sei Tuan. Dimana Z berperan memukul badan belakang korban dengan tangan sebanyak 1 kali dan mengikat tangan korban, MR memukul badan belakang korban dengan tangan sebanyak 2 kali, RH memukul korban di bagian belakang dengan menggunakan tangan sebanyak 3 kali, AS memukul badan korban dengan menggunakan tangan sebanyak 1 kali, MAW memukul badan korban sebanyak 1 kali, MAS memukul badan korban dengan menggunakan tangan sebanyak 1 kali, MF memukul badan korban dengan menggunakan tangan dan LNH memukul kepala korban dengan menggunakan batu pecahan coran.

Baca juga:  Diduga Memalsukan SHGB, Yayasan Pendidikan Kesehatan Carolus Dipidanakan Pihak Ahli Waris

Kondisi terduga pelaku dalam keadaan babak belur dan tidak sadarkan diri akibat dianiaya secara bersama-sama. Z bersama teman-temannya menuju RS. Haji Medan membawa terduga guna mendapatkan perawatan medis didampingi piket 7.0 unit reskrim Polsek Percut Sei Tuan.

Setibanya di RS, korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh pihak RS dan selanjutnya oleh piket 7.0 korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna dilakukan autopsi.

Baca juga:  Jokowi: Gaya Jalan Pagi yang Asyik dan Akrab Sapa Warga RI pada Kunjungan ke Jerman

Sementara Z bersama teman-temannya yang lain diamankan guna penyelidikan lebih lanjut.

Korban yang pada awalnya diduga sebagai pelaku jambret hp milik Z, nyatanya hp tersebut tidak ditemukan. Dan sejumlah barang bukti berhasil dikumpulkan diantaranya 1 unit mobil jenis Panther warna hijau BK 1445 DY, kain sarung warna biru berbecak darah, lakban warna putih, senjata tajam jenis belati milik korban, tali pinggang warna hijau, kain sarung warna merah, kain serbet, sepatu bot dan sandal. (RHO)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait