21.4 C
Indonesia
Sel, 28 Maret 2023
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

21.4 C
Indonesia
Selasa, 28 Maret 2023 | 5:15:12 WIB

Penyakit Jantung Koroner Mulai Menyerang Usia Muda 20 Tahun, Perokok Paling Rentan

Surabaya | detikNews – Penyakit jantung koroner dapat mengancam penderita usia muda mulai dari 20 tahun ke atas karena gaya hidup yang tidak sehat, seperti kebiasaan merokok dan konsumsi makanan siap saji yang tinggi lemak, natrium, pengawet, dan kolesterol.

Menurut dr. Saskia Dyah Handari, seorang spesialis jantung, penyakit jantung koroner termasuk dalam daftar ranking satu penyebab kematian dan kesakitan selama mengidap.

Penyebab penyakit jantung koroner bukan hanya turunan, melainkan juga gaya hidup yang tidak sehat.

Baca juga:  Puskesmas Batunyala Lombok Tengah Terbaik 1 Pada HUT HKN Ke-59

“Karena gaya hidup sekarang, makin sering makan berlemak, tidak ada sayur. Dan salah satunya juga di usia muda yang sudah mulai merokok, ” ujar Saskia saat Konferensi Pers Seminar Dokter Nasional di Graha Prodia Surabaya, Sabtu, 11/03/2023.

Lebih detail dia membeberkan, Jantung koroner mulai menyerang usia muda dan disarankan bagi orang usia 26-40 tahun untuk melakukan medical check-up sebagai deteksi dini penyakit pembuluh darah, termasuk jantung dan stroke.

Baca juga:  Pemerintah Provinsi NTB Memastikan Tidak Terjadi Penjualan Aset di Gili Trawangan

“Perokok aktif maupun pasif menempati urutan tertinggi yang berisiko terkena jantung koroner dibandingkan faktor lainnya,” tandas nya.

Asap rokok yang terus dihirup, lanjut Saskia, akan membuat plak pada pembuluh darah menjadi lunak dan berpotensi pecah, sehingga menyebabkan serangan jantung. Bahkan, perokok pasif memiliki risiko yang sama tingginya dengan perokok aktif.

Selain memperbaiki pola konsumsi makanan sehat, pencegahan dini penyakit jantung koroner dapat dilakukan dengan memenuhi olahraga yang dibutuhkan tubuh, minimal 150 menit seminggu, jelasnya.

Baca juga:  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Mengajak Warga Memadamkan Lampu dan Alat Elektronik

Sementara itu, dr. Dimas Rio Balti, seorang spesialis jantung, menyarankan agar pemilik faktor risiko seperti obesitas dan merokok tidak hanya menjaga pola makan dan olahraga teratur, namun juga harus sadar untuk melakukan medical check-up secara rutin.

“Sadar melakukan medical checkup dan rajin berolahraga, setiap hari 30 menit, ” pungkasnya. (Edh)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru