21.4 C
Indonesia
Ming, 27 November 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

21.4 C
Indonesia
Minggu, 27 November 2022 | 2:50:23 WIB

Polri Tak Akan Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J ke Publik, Kabareskrim Polri: Demi Jaga Perasaan

Reporter: Sawijan

Jakarta | detikNews.co.id – Kabareskrim (Kepala Badan Reserse Kriminal) Polri Komjen Agus Andrianto menyatakan penyidik tidak akan mengumumkan motif kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat yang terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Sementara ini informasi tersebut hanya untuk kalangan penyidik dan berharap akan terbuka sendiri nantinya saat persidangan. kata Agus.

Untuk menjaga perasaan semua pihak, biarlah jadi konsumsi penyidik dan nanti mudah-mudahan terbuka saat persidangan,” kata Agus kepada wartawan, pada Kamis (11/8).

Baca juga:  Sukses Benahi Beberapa Titik Permasalahan Lingkungan Pada Periode PAW, M.Suryadi Ajak Masyarakat RW13 Bersama-sama Lakukan Kerja Nyata

Ia pun menyinggung pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut bahwa motif kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat hanya bisa dikonsumsi orang dewasa. Menurut Mahfud MD, pembunuhan itu berlatar belakang hal yang terlalu sensitif.

Kalau enggak, izin pakai saja narasi Pak Menko Polhukam ,” ucapnya.

Saat ini penyidik juga menunggu hasil penyelidikan inspektorat khusus yang fokus mendalami dugaan pelanggaran etik dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Baca juga:  Peringati HUT RI Ke-77, Pertamina Gelar Upacara Bendera, Grand Safety Talk dan Salurkan Bantuan Kepada Anggota LVRI

“Kasus turunannya kita tunggu Itsus sedang mendalami peran mereka,” ujar Agus.

Sampai saat ini, Polri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penembakan

Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat Selain Sambo,juga ada tiga tersangka lainnya yaitu Bharada Richard Eliezer, Bripka RR dan KM.

Ferdy Sambo, Bripka RR, dan KM dijerat Pasal 340 terkait pembunuhan berencana subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 juncto 56 KUHP.

Baca juga:  Diduga Tidak Tersentuh Perawatan, Begini Penampakan Gapura Perbatasan Taput - Tapsel

Bharada E Sementara dijerat Pasal 338 tentang pembunuhan juncto Pasal 55 dan 56 KUHP.

Polisi menyebutkan Ferdy Sambo menyuruh melakukan pembunuhan dan membuat skenario seolah-olah terjadi tembak-menembak.

Ferdy Sambo melepaskan beberapa kali tembakan ke dinding menggunakan senjata api milik Brigadir Yosua.

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru
Berita Terkait