28.4 C
Indonesia
Sab, 3 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

28.4 C
Indonesia
Sabtu, 3 Desember 2022 | 11:48:26 WIB

Proyek Siluman Saluran U-ditch di Perumahan Sukaraya Indah Kabupaten Bekasi ‘BERGENTAYANGAN’

Bekasi | detikNews – Program – program kerja yang diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, baik dari Eksekutif hingga Legislatif idealnya, bertujuan untuk kepentingan masyarakatnya. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya Proyek, baik dari pengecoran hingga pembangunan saluran air U-Ditch atau sistem drainase. Namun, hal tersebut dirusak oleh maraknya dugaan pemborong nakal, yang berusaha meraup untung besar tanpa mengutamakan kualitas bahan dan pekerjaannya.

Proyek pembangunan pemasangan U-Ditch di Perumahan Sukaraya Indah Dusun Tiga, Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, disinyalir dikerjakan oleh pemborong Siluman. Sebab dilokasi proyek pemasangan U-Ditch tersebut tidak terpasang papan informasi pekerjaan (Papan Pagu), bahkan pada lokasi proyek pemasangan U-Ditch tersebut dalam situasi banyak air, dan kualitas U-Ditch pun ditemukan sudah ada yang sempal pinggirnya.

Baca juga:  Viral !!! Video Aksi Suami Melakukan KDRT, Yang Direkam Anaknya Sendiri

Salah seorang warga yang enggan di sebutkan identitasnya, kepada media mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui jelas sumber anggaran pada proyek tersebut.

“Saya tidak tahu sumber anggarannya dari mana, karena tidak ada papan proyeknya terpasang”, ucap narasumber yang identitasnya tidak mau dipublis, Minggu 10/Juli/2022.

Dirinya menilai, proyek tersebut sewaktu-waktu dapat mengakibatkan penyumbatan air, dan akan berdampak buruk bagi warga di sekitar proyek itu.

“Titiknya proyek ini kan berada ditengah-tengah pemukiman warga Perumahan Sukaraya Indah, Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi. Jadi, kalau curah hujan lagi tinggi pasti volume air meningkat, dan bisa menggenangi rumah warga”, ungkapnya.

Warga juga mengatakan, bahwa konstruksi pemasangan U-Ditch nya pun asal jadi dan tidak memiliki dasar kedudukan U-Ditch .

“Tidak ada pengecoran dasar kedudukan U-Ditch dan tidak dilantai. Otomatis kalau air lagi meluap terjadi pengikisan air akhirnya ambruk lagi pondasinya”, tambahnya.

Baca juga:  Sengketa Lahan UIII, Warga Bojong Malaka Do'a Bersama Usai Sidang

Selain itu, ia juga mengungkapkan, bahwa pengerjaan proyek tersebut cenderung dikerjakan asal-asalan, dan warga meminta kepada kepihak terkait termasuk pemborong, untuk turun langsung meninjau kondisi proyek tersebut.

“Seharusnya, Dinas terkait dan pihak pemborong segera melakukan pembenahan, bukan malah diam, apalagi proyek ini tidak diketahui volumenya berapa, dan aggarannya berapa”, pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Team Enam David Sanjaya angkat bicara.

“Sekiranya, ketika ada kegiatan yang diduga melanggar ketentuan hukum maka, wajib ditindak oleh Aparatur Penegak Hukum (APH)”, ujar David saat dikonfirmasi Via WhatsApp, Minggu 10/7/2022.

David menyebut, terkait dugaan proyek Siluman yang dikerjakan oleh pihak pemborong di Perumahan Sukaraya Indah ini, terindikasi asal jadi. Maka, kan menjadi hal yang wajar ketika masyarakat mempertanyakannya. Atas kejadian ini maka, proyek tersebut patut diduga dikerjakan oleh para Siluman.

Baca juga:  Diduga Oknum Satpol PP Jual Hasil Penertiban,  Kasatpol PP : Dicek di Gudang Memang Ada Aktivitas, Langsung Diadakan Pemeriksaan

“Itu proyek Siluman, kalau tidak memiliki identitas, berupa pemasangan papan informasi proyek. Pada papan proyek itulah kita bisa mengetahui asal kegiatan proyek itu dari mana, volume kegiatannya berapa, dan penggunaan anggaran berapa”, tegas David.

Oleh karena itu, secara kelembagaan David meminta, dan mendesak konsultan pengawas Dinas, serta PPTK untuk segera turun melakukan pemeriksaan proyek pemasangan U-Ditch tersebut.

“Secara kelembagaan saya minta Kepala Dinas Kabupaten Bekasi, untuk segera turun langsung melakukan pemeriksaan,  karena diduga keras proyek ini dapat menyebabkan kerugian uang negara”, David Sanjaya. Bersambung ke edisi berikutnya.(Amanah/Ar)

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru
Berita Terkait