21.4 C
Indonesia
Kam, 8 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

21.4 C
Indonesia
Kamis, 8 Desember 2022 | 6:56:03 WIB

Puluhan Warga Desa Banjarsari Berteriak Copot…Copot…Copot di Kantor Kecamatan Bantarbolang

Reporter: Eko B Art

Pemalang | detikNews.co.id – Puluhan warga desa Banjarsari kecamatan Bantarbolang berteriak “copot copot wis nerimo pitulas juta, wis ora usah kesuwen Copot” (Copot copot, sudah menerima tujuh belas juta, sudah tidak usah kelamaan) demikian teriakan yang terjadi diantara puluhan warga desa Banjarsari yang berada di depan kantor kecamatan Bantarbolang, Minggu 17 Juli 2022.

Pada sesi awal sebelumnya kami awak media sudah mengkonfirmasi salah satu dari warga masyarakat desa Banjar sari yang baru hadir di tempat tersebut secara baik-baik, kami bertanya “Nyuwun Sewu Pak wonten nopo Pak, Kok warga desa Banjarsari ramai nemen teka nang kantor kecamatan Bantarbolang”? (“Mohon maaf Pak, Ada apa? kok warga desa Banjarsari beramai ramai datang kekantor kecamatan Bantarbolang?”), dengan nada Ketus salah satu warga menjawab,” Anda ngomong apa”?

Dan sekali lagi kami bertanya pada pertanyaan yang sama dan dijawab ini acara Silaturahmi.

Baca juga:  Tugu Insurance Meluncurkan Produk Baru t-down payment

Demikian dialog singkat kami awak media dengan salah satu warga Desa Banjarsari.

Ternyata malam ini adalah rapat koordinasi tentang aspirasi masyarakat desa Banjarsari Kecamatan Bantarbolang yang digelar oleh Camat Bantarbolang dan Mengundang 5 anggota BPD Banjarsari.

Sebelum rapat dimulai Camat Bantarbolang menyampaikan kepada Media bahwa Rapat ini internal Mas, ini bukan rapat dewan yang terbuka.

Lalu rapat koordinasi tersebut berpindah ke dalam ruangan, ketika waktu mulai beranjak hingga menjelang larut malam tiba-tiba warga masyarakat mulai gelisah, dan mulai mendekati ruang luar area rapat, lalu mereka berteriak

“copot copot copot ora usah kesuwen wes entuk pitulas juta be anteng, (Copot copot copot tidak usah kelamaan, sudah dapat tujuh belas diam)” demikian suara yang muncul dari kerumunan warga Desa Banjarsari hadir pada malam itu didepan kantor kecamatan Bantarbolang.

Baca juga:  Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan Padang-Painan, di Kawasan Bungus Teluk Kabung Lakukan Evakuasi Bersama BPBD

Tidak berselang lama kembali lagi berulang-ulang terjadi teriakan teriakan itu.

Hingga pada saatnya dini hari hampir jam dua pagi Waluyo, S.STP., M.P selaku Camat Bantar Bolang keluar dari ruang rapat tersebut, dalam keterangannya kepada media Waluyo menyampaikan bahwa malam ini rapat koordinasi aspirasi masyarakat, prinsip bahwa Kami rapat untuk aspirasi masyarakat, dan yang kami undang lima BPD dan yang hadir empat, dan untuk hal lainnya tanya saja sama Mas Cahyono.

Pak camat melanjutkan kalo masyarakat yang datang didepan dan teriak teriak Copot copot dan tujuh belas juta itu saya tidak tahu, tanya saja sama masyarakat langsung. Pungkas Waluyo.

Lalu kami mendatangi kerumunan warga dan bertanya, tolong tadi siapa saja yang teriak copot, kami minta keteranganya, apa yang dicopot dan siapa yang dicopot, tapi semua warga diam dan satu persatu pergi dengan buru buru.

Baca juga:  Plt Walikota Tanjungbalai lihat Kondisi Pasien

Dan ketika kami coba menanyai lagi lagi kepada warga desa Banjarsari yang masih tersisa, tentang tujuh belas juta itu apa, untuk siapa, masyarakat juga menjawab dengan terburu buru, nanti saja kalau sudah ada keputusan, dan ketika kami ulangi pertanyaan yang sama warga masyarakat malah menjawab besok saja datang kebalaidesa…dan semua warga pergi dengan terburu buru tanpa mau memberi keterangan.

Ada apa dengan desa Banjarsari, kenapa warganya mendatangi kecamatan Bantarbolang untuk bersilaturahmi tapi malah berteriak teriak, dan ketika kami konfirmasi malah menyuruh kami datang ke balai desa.

Ini rapat koordinasi tentang aspirasi masyarakat, tapi kenapa waktu masyarakat kami klarifikasi malah bilang besok saja ke Balai desa, sebenarnya ini Aspirasi masyarakat atau Aspirasi Balai desa. Ada apa dengan desa Desa Banjarsari kecamatan Bantarbolang kabupaten Pemalang?. (Eko B Art).

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru
Berita Terkait