21.4 C
Indonesia
Kam, 8 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

21.4 C
Indonesia
Kamis, 8 Desember 2022 | 6:10:09 WIB

Purnawirawan, Warakawuri Warga Bhaskara Jaya Korem 084 Mulyosari Curhat pada Prabowo 

Reporter: Okik

Surabaya | detikNews – Permasalahan payung hukum kepemilikan rumah Negara Tentara Nasional Indonesia merupakan persoalan dilematis. Di satu sisi Markas Besar TNI belum terlalu memperhatikan sejarah empiris tanah dan rumah prajuritnya, namun di sisi lain aspek kemanusiaan bagi purnawirawan TNI juga tidak bisa dikesampingkan.

Penelusuran detikNews Rabu (15/6/2022) di kompleks rumah negara atau rumah dinas TNI-AD. Bhaskara Jaya Mulyosari Surabaya yang telah dihuni Purnawirawan serta Warakawuri selama lebih 42 tahun, menunjukkan persoalan utamanya mengerucut pada soal permohonan kepemilikan rumah dinas. Karena perbedaan penafsiran atas peraturan perundang-undangan.

Persoalan itu, antara lain, dikemukakan Pengamat Politik dan Praktisi Hukum Dr Hadi Pranoto SH MH. Selaku perwakilan dari 120 warga Bhaskara Jaya Mulyosari Komplek Perumahan TNI Angkatan Darat, Surabaya Jawa Timur.

Menurut ungkapan Hadi, sejarah empiris rumah dinas sederhana TNI – AD.Bhaskara jaya Mulyosari telah ditempati sejak 1980. Rumah tersebut, lanjut dia, merupakan pindahan (Relokasi) dari Asrama Korem Bhaskara Jaya TNI-AD bekas Markas tentara Jepang yang berkedudukan di jalan Dharmahusada, prof dr Mustopo. Surabaya, yang diklaim dikuasai pihak lain. Oleh karenanya sebagai gantinya purnawirawan serta Warakawuri para pejuang ini dipindah ke komplek Bhaskara Jaya TNI-AD Mulyosari Kecamatan Sukolilo hingga kini, dengan harapan para warga purnawirawan itu mendapat ketenangan,” ujarnya.

Baca juga:  Dualisme "DKKS" Pemkot Surabaya di Gugat, Simak Disini

Lanjut Hadi “sehubungan masih ada rasa kegelisahan akan sesuatu hal. Warga Bhaskara menugaskan saya untuk datang menyampaikan surat kepada Menteri Pertahanan RI. Bapak Letnan Jenderal TNI Purnawirawan. Prabowo Subianto di jalan Merdeka Barat 13-14 Jakarta. Dengan tembusan kepada. Presiden RI, Menkopolhukam, Panglima TNI , Pangdam V Brawijaya, dan Komandan Korem 084 Bhaskara Jaya.

Isi surat itu dikatakan Hadi ” perihal permohonan perlindungan atas tanah Okupasi TNI- AD. Berdasar penjelasan mendasar bahwa, pada mulanya, surat perintah Kodam VIII Brawijaya (Waktu itu). Komando Resor Miliar 084. sprint, tanggal 10 Maret tahun 1980. Dan ditandatangani oleh, Almarhum Kolonel Hendri Santoso.purnawirawan. “Warga Bhaskara Jaya sejak tanggal 15 Maret1980.telah menempati rumah dinas sederhana TNI-AD. Di komplek perumahan Korem 084 Bhaskara Jaya, desa Kalisari Kecamatan Sukolilo Surabaya. Sekaligus almarhum yang memberi harapan pada warga serta ungkapan keprihatinannya, mengingat status hukum tanah asal Markas di Dharmahusada tempat tinggal lama warga Bhaskara Jaya bukan asli tanah milik TNI-AD.Bahkan pernah terjadi tanah sengketa. Disamping itu banyak contoh tanah perumahan eks ABRI yang dilimpahkan kepada para penghuninya untuk dimiliki sendiri, itulah ungkapan harapan dari Almarhum,” imbuhnya.

Baca juga:  Pembukaan Lubuk Ikan Larangan Sungai Dua

Hadi menjelaskan, dengan pertimbangan bahwa status okupasi tidak dikenal dalam perundang-undangan pokok Agraria yang seharusnya tidak dapat dijadikan sebagai bukti akan hak kepemilikan atas tanah. Status Okupasi menunjukkan bahwa status tanah tersebut hanya dikuasai secara fisik namun tidak dimiliki secara hukum. Ketidaknyamanan yang dialami warga penghuni rumah dinas komplek Bhaskara Jaya itu bilamana mengingat kurun waktu yang cukup lama (42 tahun) warga purnawirawan itu menempati, namun hingga kini belum ada kepastian bagi kepemilikan tanah diatasnya bagi mereka tinggal. Lalu dihadapkan pula pada pemberitaan adanya kegiatan pendataan dan penertiban dengan dalih, Pengendalian Rumah Dinas. Kegelisahan yang sudah cukup lama tersebut menimbulkan rasa haru dan prihatin.

Baca juga:  Khairul Minsyar Camat Kertapati, Angkat Bicara Masalah Berita Camat Kertapati Alergi Terhadap Wartawan

Hadi menambahkan” dari membaca laporan kutipan Aslog Kodam VIII Brawijaya tanggal 29 Juli 1984. “berbunyi Menjamin akan menghormati kebijaksanaan pangdam lama.

Almarhum bapak Letnan Jenderal TNI Widarmin, serta menggarisbawahi ijin guna menempatinya turun temurun. Namun demikian kiranya dapat dipahami aspek kemanusiaan warga Bhaskara jaya tersebut yang tentunya akan lebih tentram dan bahagia jika sudah ada kepastian hitam diatas putih yang menerangkan bahwa komplek perumahan dimaksud sudah menjadi milik warga Bhaskara jaya, sebagai imbalan jasa perjuangan serta pengabdian mereka terhadap Bangsa dan Negara. Terangnya.(okik)

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru
Berita Terkait