website statistics
26.4 C
Indonesia
Tue, 27 February 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Tuesday, 27 February 2024 | 14:05:56 WIB

Raih Juara Pertama pada Lomba Pemanfaatan Lahan Pekarangan TP PKK Tingkat Provinsi, Ummi Etty : Harapkan Jajarannya Melek Teknologi dan Tetap Pertahankan Prestasi

Depok | detikNews – Kalahkan 6 Kota/Kabupaten se-Provinsi Jawa Barat, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Depok rebut Juara Pertama Lomba Pemanfaatan Lahan Pekarangan Tingkat Provinsi, dalam rangka peningkatan kapasitas pengurus TP PKK dalam Pengelolaan dan Pelaksanaan Program PKK di Era Digital. Piala, hadiah dan penghargaan diberikan langsung oleh Ketua Bidang IV TP PKK Provinsi Jawa Barat Dr. Siska, kepada Ketua Bidang 1 TP PKK Kota Depok Hj.Etty Maryati Salim di Sekretariat TP PKK Provinsi Jawa Barat, Jalan Soekarno – Hatta No.468, Bandung – Jawa Barat.

Hj.Etty Maryati Salim Ketua Bidang 1 TP PKK Kota Depok, mengucap syukur atas prestasi yang diraih jajarannya, dan berharap TP PKK Kota Depok bisa terus berprestasi dan berinovasi membangun masa depan gemilang untuk masyarakat Kota Depok.

“Alhamdulillah, hari ini TP PKK Kota Depok mendapatkan kemenangan berharga, dengan cemerlang meraih Juara 1 pada ajang Lomba Pemanfaatan Lahan Pekarangan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2022. Adapun kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan pemberian bibit Jagung yang harus ditanam diwilayah masing-masing”, ucap Ummi Etty, Kamis 28/7/2022.

Baca juga:  Kota Bogor Siap Bangun Fasilitas Pemrosesan Sampah menjadi RDF

“Setelah 3 bulan di evaluasi, dan di Rechecking dari 6 wilayah, alhamdulillah Kota Depok mampu melewati para pesaingnya dengan merebut Juara Pertama, di susul Kota Bekasi sebagai Juara Kedua, Juara Ketiga direbut Kota Bandung, serta Juara Keempat Kota Bogor. Adapun Juara Harapan 1 diraih Kota Tasikmalaya, dan Juara Harapan 2 direbut oleh Kota Banjar”, sambungnya.

Ummi Etty menerangkan, bahwa gerakan TP PKK bertujuan untuk memberdayakan keluarga, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, serta membangun kesadaran hukum dan lingkungan.

“Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) adalah lembaga sosial kemasyarakatan, dan sebagai mitra kerja pemerintah serta organisasi sosial kemasyarakatan lainnya, yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang usia”, terang Ummi Etty.

Baca juga:  Keberanian Dua Wanita Mencegah Aksi Nekat Seorang Pria di Jembatan Otista Bogor

“PKK adalah sebuah organisasi yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan. Secara umum, tentunya kita tak asing bukan dengan sebutan ibu-ibu PKK. Istilah ini sudah begitu luas dan biasanya di asosiasikan dengan perkumpulan Ibu-ibu yang memiliki berbagai kegiatan postif, dan kesejahteraan keluarga menjadi tujuan utama PKK. Hal ini dikarenakan, bahwa keluarga merupakan unit terkecil masyarakat yang akan berpengaruh besar terhadap kinerja pembangunan. Sesuai amanat Permendagri Nomor 5 Tahun 2007, PKK merupakan salah satu lembaga kemasyarakatan”, tambahnya.

 

Istri Wakil Walikota Depok ini juga mengungkapkan, bahwa orang tua memiliki peran penting terhadap kehidupan anak di era digital ini. Terutama dalam penggunaan handphone serta akses luas terhadap internet yang tidak terpantau.

“Era digital saat ini dan kedepan, jelas mempunyai tujuan positif pastinya. Namun, selain itu era digitalisasi pun mempunyai dampak negatif yang tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama dampak negatif pada anak. Dampak negatif dari penyalahgunaan digitalisasi dan internetisasi akan membuat anak kehilangan kemampuan berbaur dengan masyarakat, dan cenderung nyaman dengan kehidupan online. Kemudian, jika tidak terkontrol anak akan melakukan pelanggaran hak cipta, Kejahatan di internet, Penyebaran Virus Komputer, Pornografi, Perjudian, Penipuan, serta bisa terpengaruh dengan tayangan kekerasan”, ungkap Ummi Etty.

Baca juga:  Prasasti Kimilsungia di Kebun Raya Bogor: Simbol Gerakan Kemerdekaan Palestina Menurut Ahmad Basarah

 

“Untuk itu, para kader TP PKK dituntut harus melek teknologi dalam menghadapi pengaruh negatif dari era digitalisasi, untuk membentengi keluarga dan generasi penerus bangsa, menuju terwujudnya tujuan pembangunan merata disemua sektor. Para Kader TP PKK harus mempelajari cara menggunakan internet secara komprehensif, menjalin hubungan yang baik dengan anak, menempatkan gawai di ruang keluarga, membatasi waktu penggunaan internet, menggunakan pengaturan untuk menyaring situs-situs dewasa, serta mengawasi penggunaan internet secara berkala pada anak, agar tercipta generasi masa depan yang Maju, Berbudaya, dan Sejahtera”, tutup Ummi Etty.(Arifin)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait