website statistics
30.4 C
Indonesia
Mon, 22 July 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

30.4 C
Indonesia
Monday, 22 July 2024 | 17:06:15 WIB

Rakyat Sering Jadi Objek dalam Politik, Koordinator RPRL Angkat Suara

Lembata | detikNews – Saat ini, kultur politik cenderung menempatkan rakyat dalam posisi yang tidak menguntungkan. Oleh karena itu, perlu menggerakkan kekuatan akar rumput agar suara rakyat dapat terdengar.

Hal ini disampaikan oleh Koordinator Relawan Pro Rakyat Lembata (RPPL), Gabriel Raring, dalam wawancaranya dengan detikNews.co.id pada Kamis (27/6/2024) melalui sambungan telepon.

Marianus Gabriel Pole Raring, nama lengkapnya, menjelaskan bahwa pembentukan Komunitas Relawan Pro Rakyat Lembata didorong oleh keprihatinan terhadap kultur politik yang tidak berpihak pada rakyat.

“Saya melihat bahwa kultur politik kita saat ini hanya menempatkan rakyat sebagai objek, bukan subjek,” ujarnya.

Menurutnya, yang sebenarnya dibutuhkan rakyat dari pemimpin adalah pemenuhan kebutuhan dasar dan penyelesaian masalah-masalah mendasar sebagai warga negara secara tuntas.

Namun, kata Gabriel, meskipun pemimpin terus berganti, masalah-masalah mendasar tersebut tidak kunjung terselesaikan.

Baca juga:  Gelar Reses Kedua Tahun Sidang 2022-2023 Hj.Iis Turniasih Serap Aspirasi Warga Desa Pacing Karawang

“Kenapa? Karena rakyat hanya dijadikan objek,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa rakyat hanya “diperhatikan” dan diberikan janji-janji manis saat musim kampanye. Setelah terpilih, rakyat sering kali diabaikan dan dilupakan.

“Oleh karena itu, kondisi ini harus kita lawan dengan membangun kekuatan akar rumput. Kita mulai dari bawah, memberikan pencerahan, menumbuhkan militansi untuk berjuang bersama, dan menyampaikan gagasan serta aspirasi kepada siapa pun yang terpilih sebagai pemimpin nanti. Harga diri rakyat tidak bisa diukur atau dibeli dengan uang atau barang,” tegasnya.

Gabriel mengakui bahwa membangun kekuatan di tengah kondisi politik yang penuh dengan tawaran instan saat ini tidaklah mudah.

“Sekarang semuanya serba uang. Mengumpulkan orang harus ada uang. Mengajak orang untuk berjuang juga harus ada uang. Tapi di komunitas ini, saya ingin membangun kultur baru bahwa uang tidak selalu harus berada di posisi pertama jika kita ingin berjuang,” jelasnya.

Baca juga:  Pemkot Bandung Menandatangani Kesepakatan Pembiayaan Pilkada dan Kerja Sama Daerah

Dia menambahkan bahwa orang-orang yang diajak untuk berjuang bersama dalam komunitas ini adalah mereka yang sering tidak diperhitungkan dalam konstelasi politik.

“Memulai memang sulit, tapi kami harus mulai. Langkah pertama sungguh sangat berat, bingung, kurang yakin, dan tidak memiliki apa-apa. Namun, dengan komitmen dan integritas diri, bersama orang-orang kecil dan sederhana yang memiliki totalitas dan militansi luar biasa, saya memberanikan diri untuk membentuk komunitas ini,” paparnya.

Saat ini, simpul-simpul komunitas sudah terbentuk di semua kecamatan.

“Bahkan, simpul-simpul ini sudah mencapai desa-desa. Mudah-mudahan dalam waktu dekat semua desa sudah memiliki koordinator. Kami tidak ingin terburu-buru, karena semuanya harus berdasarkan data riil,” ujarnya.

Untuk rencana jangka pendek, Gabriel menjelaskan bahwa anggota RPPL akan berembuk guna memutuskan pilihan siapa yang akan didukung pada pemilihan Bupati (Pilbup) dan pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2024 nanti.

Baca juga:  PKB Pemalang Daftarkan 50 Bacaleg untuk Pileg 2024: Semangat Perjuangan dan Kepedulian kepada Rakyat

“Idealisme dan tekad kami adalah berpihak dan memenangkan kepentingan rakyat Lembata 5 tahun ke depan melalui konstelasi politik untuk Pilbup dan Pilgub,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pada saatnya nanti, anggota RPPL secara kolektif akan bermusyawarah dan bermufakat untuk memutuskan sikap politik, berdasarkan kriteria dan syarat-syarat yang telah disepakati bersama.

“Kami akan berjuang bersama dengan calon Bupati dan Wakil Bupati, calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan bertarung pada pemilihan Kepala Daerah bulan November 2024, sesuai dengan kesepakatan kami,” tambahnya.

Terkait hal tersebut, dia menekankan bahwa prinsip dasarnya adalah memenangkan kepentingan rakyat.

“Dan kami siap bekerja semaksimal mungkin untuk memenangkan kepentingan rakyat,” tandasnya. (Arifin)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait