website statistics
22.4 C
Indonesia
Sat, 2 March 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

22.4 C
Indonesia
Saturday, 2 March 2024 | 7:25:10 WIB

Sambut Ramadhan 1444H, Bang Ali Berikan Tips Sukses Bagi Para Pelaku UMKM di Kota Depok

LDepok | detikNews – Menurut Ali Imran Amirullah yang biasa disapa Bang Ali, Pengusaha Muda yang juga menjabat sebagai Ketua Komunitas Tangan Di Atas / TDA Depok, pada bulan Ramadhan, perilaku konsumtif masyarakat terutama dalam mobile platform sangat tinggi. Sejalan dengan meningkatnya keinginan belanja masyarakat di bulan Ramadhan terkait kebutuhan yang khas pada bulan yang mulia ini.

Menurutnya, bulan Ramadhan akan menjadi momen terbaik bagi masyarakat yang memiliki bisnis UMKM  khususnya yang berhubungan dengan kuliner maupun fashion, karena bulan Ramadhan telah turun temurun menjadi motor yang dahsyat bagi perputaran ekonomi di negara yang notabene mayoritas Islam.

“UMKM merupakan pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM RI, jumlah UMKM saat ini mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap PDB lebih dari 60% persen “, ucap Bang Ali, Kamis 23/3/2023.

“Dapat dilihat bahwa kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia meliputi kemampuan menyerap 97% dari total tenaga kerja yang ada, pemberdayaan UMKM khususnya di Kota Depok, akan menjadi solusi jitu bagi program pengentasan angka pengangguran dan kemiskinan yang meningkat akibat dari efek Pandemi yang berkepanjangan pada tahun – tahun sebelumnya”, ungkapnya.

Baca juga:  Philippine Airlines Mengembangkan Sayap ke Web3 dengan Peluncuran Koleksi NFT Eksklusif

Menyikapi moment terbaik pada bulan suci Ramadhan 1444H, Bang Ali pun membagikan tips bagi para calon – calon pengusaha UMKM sukses di seluruh wilayah khususnya di Kota Depok.

“Saya akan mencoba berbagi tips dengan fokus pada penjualan online, tips sederhana tapi penting bagi pebisnis UMKM untuk bisa tumbuh dan menuai kesuksesan pada bulan Ramadhan kali ini”, ujar Bang Ali.

“Secara umum dunia pemasaran saat ini terbagi 2 kanal yaitu : offline dan online.
Untuk offline kita bicara lokasi yang dekat keramaian dan mudah diakses, Direct Sales, Canvasing, pameran dsb. Sementara untuk pemasaran online, saat ini mutlak harus dijalankan kalau bisnis UMKM mau berkembang, mengingat jangkauan online yg tak terbatas ruang dan waktu”, terangnya.

Ketua TDA Kota Depok ini menerangkan, bahwa pemasaran online dengan menggunakan platform sosial media seperti Facebook, Instagram, Tiktok dan WA. Atau beberapa marketplace ternama, juga akan memberikan dampak yang signifikan, baik yang organik tanpa biaya atau yang berbayar.

Baca juga:  Mengungkap Fakta Baru: Donald Trump Memiliki Investasi Kripto senilai Hingga Rp 7 Miliar

“Saat awal mulai bisnis atau anggaran yang masih terbatas, penjualan secara organik adalah pilihan bijak. Asal kita rajin posting, Insyaallah perlahan orang akan kenal produk kita sampai lanjut untuk beli”, jelasnya.

“Nah tantangannya adalah bagaimana cara agar produk kita tetap laris walaupun masih jualan organik?”, tanya Bang Ali.

“Pertama tentu kita wajib punya akun di sosmed atau marketplace dengan tujuan agar produk kita dikenal masyarakat, Kedua pemilihan materi iklan yang tepat tujuannya membangun ketertarikan pada produk kita, mulai dari pemilihan judul iklan dan copywriting, kualitas foto dan video yang baik, pemilihan hastag hingga konten yang viral”, paparnya.

Lebih jauh Bang Ali menjelaskan, bahwa untuk di media sosial usahakan jangan melulu jualan isinya, selingi berbagai tips, kisah inspiratif dan hiburan agar konsumen kita juga suka dengan kita. Misal 1 konten jualan, 3 konten inspiratif dan hiburan.

“Terkait Ramadhan, gunakan jurus promo Ramadhan seperti beli 2 gratis 1, paket bundling, Beli + sedekah dan sebagainya, artinya harus unik dan menarik. Sebagai jurus pamungkas jelang lebaran bisa juga buat konten Giveaway ‘Semacam bagi-bagi THR lah”, imbuh Bang Ali,

Baca juga:  Kegiatan Pasar Murah Masyarakat Tionghoa Peduli di Bandung Dukung Kebutuhan Pokok Warga

“Dengan begitu akan terjalin ikatan yg baik antara kita dengan konsumen. Give away sendiri gak mesti berupa uang, akan lebih tepat jika dialokasikan pada produk kita sendiri, yang pasti masih dalam hitungan wajar”, tandasnya.

Sementara untuk promosi berbayar Bang Ali pun menyarankan, karna dibutuhkan ilmu Digital Marketing yang mumpuni, kita bisa belajar lewat workshop atau mentoring, tapi bisa juga kalau ada anggarannya rekrut staf yang ahli digital marketing, atau menggunakan jasa freelance profesional agar hasilnya bisa lebih maksimal, dan iklan kita gak boncos. Sementara kita bisa lebih fokus pada pengembangan bisnis.

“Demikianlah sedikit tips yang saya berikan, semoga bisa menjadi manfaat, dan mari kita sambut Ramadhan 1444H dengan sukacita hingga bertemu dengan hari kemenangan yang Kaffah di saat Idul Fitri 1444H tiba”, tutup Bang Ali.(Arifin)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait