25.4 C
Indonesia
Sen, 28 November 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.4 C
Indonesia
Senin, 28 November 2022 | 9:36:01 WIB

Seni Bungkus Daun Pisang Pemalang “Ada Makna Filosofi Hidup”

Laporan: Ragil

Pemalang | detikNews.co.id – Pohon pisang atau Musa Paradisiaca bahasa latin nya, merupakan tumbuhan tropis yang banyak tumbuh di Tanah air kita.

Di Jawa pohon pisang hampir keseluruhan pohon nya, dapat dimanfaatkan, seperti Batang nya buat Tancap seni wayang kulit, daun dan buah nya jelas bisa di makan serta sebagai pembungkus makanan terutama jenis makanan tradisional.

Di Pemalang Jawa Tengah, daun pisang banyak di gunakan sebagai pembungkus makanan ringan, seperti nagasari, kendo, lemper dan masih banyak jenis lain nya.untuk makanan berat di samping buat bungkus nasi, daun pisang digunakan sebagai pembungkus nasi padat alias lontong.

Baca juga:  Desa Penggarit Kampung Bernuansa Tahun 50-an

Akan tetapi ada beberapa nama Bungkusan dari daun pisang yang di jepit menggunakan Biting ( sayatan dari bambu seperti tusuk gigi ).

Menurut pedagang daun pisang, Kartini Warga Bojong Bata, Pemalang yang sudah berjualan Daun pisang serta lontong, lebih dari 30 tahun, dari dulu bungkusan makanan dari daun pisang mempunyai nama nama tersendiri, seperti Takir yang di artikan sebagai menata pikir, bentuk nya daun pisang dua lembar, di lipat menganga kemudian dua ujung daun pisang itu, di tusuk atau dengan biting ( bentuk nya seperti tusuk gigi ) untuk kemudian di tusukan keluar kembali sehingga, menjepit lembaran daun pisang, biar tidak lepas.

Baca juga:  Rakernas Apeksi XV di Padang, Wali Kota se-Indonesia Disuguhi “Katan Durian”

Di samping takir, ada bungkusan dari daun pisang tanpa biting, di gulung lancip bawah nya, menyerupai bentuk terompet, cara membungkus seperti ini di namakan Contong.
Ternyata berbagai macam cara membungkus makanan atau jajanan dari daun pisang banyak nama nya, di samping Takir dan Contong, ada lagi seperti Tom dan pes, serta Tembekor, nah untuk bungkus daun pisang, bagi masyakat kota Pemalang, Tembekor lah yang paling di sukai, karena membungkus dengan cara di Tembekor, muatan makanan nya lebih banyak, dibanding di Takir dan di Contong. ( Ragil 74 )

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru
Berita Terkait