website statistics
24.4 C
Indonesia
Wed, 24 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

24.4 C
Indonesia
Wednesday, 24 April 2024 | 9:02:11 WIB

Sidang Eksepsi Yusra Amir, Dakwaan JPU Dinilai Kurang Cermat

Depok | detikNews – Dalam sebuah proses hukum, pertarungan bukan hanya terjadi di arena fakta, tetapi juga pada aspek kecermatan dan kejelasan dalam penyampaian dakwaan. Hal ini menjadi sorotan ketika Kuasa Hukum terdakwa, yang diwakili oleh MA. Siregar dan Partners, menyampaikan pandangan mereka terhadap dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Yusra Amir di Pengadilan Negeri (PN) Depok.

Dalam sidang eksepsi yang berlangsung pada Rabu, 20 Maret 2024, tim penasihat hukum Yusra Amir mengungkapkan kritik mereka terhadap dakwaan yang dianggap kurang cermat dan terkesan dipaksakan oleh JPU Kejari Depok. Mereka mengurai bahwa dakwaan tersebut seolah-olah lebih mengarah pada perkara perdata daripada tindak pidana, sesuai dengan kesimpulan analisa hukum yang mereka susun.

Baca juga:  Alasan Sekum Percasi Depok Memutuskan untuk Mengundurkan Diri dari Jabatannya Terungkap

Pendapat ini diperkuat dengan pemahaman bahwa surat dakwaan yang disampaikan tidak memberikan penjelasan yang memadai mengenai motif atau alasan di balik tindakan yang dituduhkan kepada Yusra Amir. Hal ini dinilai bertentangan dengan pedoman yang telah ditetapkan dalam surat edaran Jaksa Agung nomor SE-004/J.A/11/1993. Oleh karena itu, tim kuasa hukum menyimpulkan bahwa dakwaan yang diajukan tidak memenuhi standar kejelasan dan kecukupan yang diperlukan dalam proses hukum.

Baca juga:  Rahasia Terbongkar: 5 Remaja Tertangkap Basah Mencuri Lele di Empang Depok, Penyelesaian Damai Melalui Mediasi Polisi

Dalam pembacaan eksepsi di hadapan majelis hakim, tim kuasa hukum juga menyoroti bahwa dakwaan terhadap Yusra Amir tidak memenuhi ketentuan formal yang diatur dalam pasal 143 ayat 4 KUHP. Dengan demikian, mereka menyimpulkan bahwa surat dakwaan tersebut harus dinyatakan batal demi hukum.

Di sisi lain, dalam tanggapannya, JPU Kejari Depok yang diwakili oleh Putri Dwi Astrini menyatakan akan mempelajari dengan cermat eksepsi yang diajukan oleh kuasa hukum terdakwa. Mereka berkomitmen untuk memberikan tanggapan yang tepat dalam agenda sidang lanjutan yang telah diagendakan.

Baca juga:  Sopir 'Misterius' yang Menewaskan Pejalan Kaki di Depok Belum Ditetapkan sebagai Tersangka

Sidang perkara pidana ini akan kembali digelar pada pekan mendatang dengan agenda sidang tanggapan penuntut umum atas eksepsi yang diajukan oleh kuasa hukum terdakwa. Sebelumnya, JPU Kejari Depok mendakwa Yusra Amir dengan pasal 378 dan 372 KUHP, mengaitkannya dengan dugaan kerugian senilai Rp. 2 miliar yang dilaporkan oleh Daut Kornelius Kamarudin. (Edh)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait