28.4 C
Indonesia
Sab, 3 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

28.4 C
Indonesia
Sabtu, 3 Desember 2022 | 13:45:56 WIB

Solusi Pengelolaan Sampah Imun Center, Butuhkan Dukungan Fasilitas dari Pemkot Depok

Depok | detikNews – Permasalahan sampah yang ada, dan nyaris tanpa solusi di Kota Depok, menuai inovasi, dan ide-ide kreatif yang bermunculan dari beberapa pemerhati lingkungan seperti Imun Center yang bermarkas di Kavling Depkes RT2/RW17, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, yang sedang memulai mengolah sampah menjadi komoditi pakan ternak melalui budidaya Magot.

Sebanyak 10 kilogram sampah telah berhasil dikelola tim kreatif Imun Center dalam waktu sehari, dengan menghasilkan 2 kilogram Magot yang bisa digunakan sebagai pakan ikan hias, ayam, bebek, dan dari hasil olahan akhir setelah terjadinya Magot bisa digunakan sebagai pupuk tanaman.

Abdullah Rifai.A.Md Ketua Umum (Ketum) Imun Center mengatakan, selain memberikan pelayanan advokasi kesehatan, administrasi data warga, serta permasalahan sosial masyarakat lainnya. Imun Center juga mengakomodir inovasi para pecinta lingkungan, dalam ikut serta menyelesaikan permasalahan pemerintah terkait lingkungan terutama pada permasalahan sampah yang masih menjadi permasalahan pelik di Kota Depok.

“Untuk memberikan solusi pada permasalahan lingkungan hidup terutama pada permasalahan sampah yang selalu menjadi polemik dimasyarakat. Imun Center telah memiliki beberapa orang tenaga ahli, yang sampai saat ini sedang melakukan proses pengolahan sampah menjadi produksi Magot, yang diperuntukkan sebagai pakan ikan hias, pakan ternak, serta pupuk tanaman”, ucapnya. Rabu 18/5/2022.

“Alhamdulillah, baru dalam jangka waktu 1 bulan dengan fasilitas yang belum memadai (Manual), kami telah berhasil mengolah sampah sebanyak 10 kilogram hinga menjadi Magot sebanyak 2 kilogram perhari, yang digunakan sebagai pakan ikan hias, ayam, bebek, dan hasil akhirnya digunakan sebagai pupuk tanaman”, ungkapnya.

Bang Fay menilai, pada permasalahan sampah yang selalu menjadi polemik dimasyarakat Kota Depok. Selain dari keseriusan para pelaku pemerhati lingkungan, juga dibutuhkan konsistensi dukungan fasilitas yang memadai, guna mencapai hasil yang signifikan.

“Kami masih terus memaksimalkan kinerja, dalam upaya meminimalisir menumpuknya sampah pada wilayah sekitar. Namun, dengan keterbatasan fasilitas kerja, dan minimnya anggaran kemungkinan besar jangkauan wilayah kerja masih belum bisa mengakomodir secara signifikan”, sambungnya.

“Saya berharap, adanya perhatian khusus dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, untuk bisa memberikan fasilitas mesin cacah sampah dan lahan yang bisa dipergunakan, untuk dapat meningkatkan hasil produksi serta menekan laju penumpukan sampah secara signifikan, hingga permasalahan sampah di Kota Depok bisa menjadi penghasilan bagi masyarakat Kota Depok”, lanjutnya.

Sementara itu ditempat yang sama Zaky salah seorang tenaga ahli Imun Center pada divisi pengelolaan sampah mengungkapkan, bahwa jika diberikan fasilitas dan perhatian khusus, dirinya optimis akan mampu menghilangkan permasalahan sampah yang ada di Kota Depok.

“Saya optimis permasalahan sampah di Kota Depok ini bisa hilang, bukan pindah ya.., asal benar-benar ditangani dengan serius dan difasilitasi peralatan yang lengkap. Dibeberapa tempat pernah kami prospek dan hasilnya lumayan bagus, cuma sayangnya kurang ditanggapi serius oleh pemerintah, hingga akhirnya teman-teman tim mulai membuka lahan sendiri dengan fasilitas yang seadanya”, ujar Zaky.

“Pengolahan sampah menjadi budidaya Magot ini, jika dilihat oleh orang-orang yang punya kepedulian terhadap lingkungan akan mempunyai banyak keuntungan dari semua pihak, baik dari elemen masyarakat maupun para penyelenggara negara. Karena sampah adalah permasalahan yang pasti dialami efeknya bagi makhluk hidup, baik bagi manusia maupun ekosistem yang ada disekitarnya”, pungkas Zaky.(Arifin)

 

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru

Resmi!! Serahterima Jabatan Kalaksa BPBD Jatim

Berita Terkait