website statistics
22.4 C
Indonesia
Sat, 2 March 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

22.4 C
Indonesia
Saturday, 2 March 2024 | 7:57:11 WIB

Soroti Kejadian Banjir di Perempatan Mampang, GRIB Panmas Desak Pemkot Depok Segera Realisasikan Jaring Sampah

Depok | detikNews – Soroti kejadian banjir di Jalan Raya Sawangan wilayah RW02, RW06, RW010, RW011 perempatan Kelurahan Mampang yang diakibatkan dari menumpuknya sampah pada area kolong jembatan perempatan tersebut, Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) mendesak Dinas terkait dalam hal ini DPUPR Kota Depok bersama DLHK Kota Depok untuk segera merealisasikan pembuatan jaring sampah pada area jembatan yang telah diajukan pihak masyarakat kepada Pemerintah Kota Depok beberapa waktu lalu.

H.Suprianus Ketua PAC GRIB Pancoran Mas mengatakan, bahwa kejadian banjir telah sering terjadi di wilayah tersebut, namun sampai saat ini tidak ada tindak lanjut yang signifikan dari pihak Pemkot Depok (Dinas terkait) untuk melakukan penanganan pencegahan yang signifikan.

“Kejadian banjir seperti ini sudah sering terjadi, bahkan tidak ada hujan pun air sering meluap dari kali (Sungai) tersebut, dan lagi – lagi terjadi karena penumpukan sampah serta tingginya sedimen lumpur dari kali tersebut”, terang H.Supri, Senin 19/6/2023.

“Kami menilai, bahwa kejadian – kejadian seperti ini mestinya sudah tidak lagi terjadi jika, adanya penanganan serius dari dinas – dinas terkait. Pemerintah idealnya tidak hanya memberikan edukasi pelarangan pembuangan sampah sembarangan kepada masyarakat. Tapi, tindakan terkait pembenahan infrastruktur pun harus juga dijadikan titik fokus perbaikan pembangunan. Jadi, permasalahan – permasalahan akut yang ada bisa sedikit demi sedikit bisa terminimalisir”, jelasnya.

Baca juga:  Irjen Fadil Imran Resmi Menjadi Kabaharkam Polri dengan Kekayaan Mencapai Rp 4,2 Milyar

GRIB Panmas berharap adanya perhatian serius dari pihak Pemkot Depok atas penanganan banjir di Kota Depok, khususnya pada wilayah – wilayah jantung Kota agar masyarakat tidak perlu lagi merasa khawatir dalam melakukan aktifitasnya sehari hari.

“Selaras dengan tujuan mewujudkan kenyamanan bagi masyarakat, GRIB Panmas berharap bisa menjadi partner kerja terbaik bagi jajaran Tiga Pilar Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk bersama – sama membangun wilayah yang kondusif, nyaman, dan indah. Untuk itu, kami mendesak dinas terkait untuk segera merealisasikan pembuatan jaring sampah pada area jembatan yang ada, serta melakukan normalisasi pendangkalan kali (Sungai) tersebut, agar tidak terjadi lagi hal – hal yang menjadi kekhawatiran masyarakat serta para pengguna jalan tersebut”, tandas Ketua PAC GRIB Panmas.

Sementara itu, menggarisbawahi permasalahan banjir tersebut, Opick Doel seorang Aktivis Pemerhati Lingkungan yang juga sebagai pengurus inti PAC GRIB Panmas mengatakan, bahwa dalam hal penanganan permasalahan sampah yang kerap menjadi bom waktu bagi masyarakat Kota Depok, memerlukan inovasi serta kinerja aktif dari para pemangku kebijakan yang ada, agar tidak selalu terjadi hal – hal yang seharusnya tidak perlu terjadi jika ditangani dengan serius dan benar.

Baca juga:  Lakukan Kunker ke DLH Surabaya, Tim Pansus 3 Konsentrasi Kepada Penyusunan dan Pembentukan Perda Pohon

“Idealnya, adanya eksekutif selaku penyelenggara anggaran, dan legislatif selaku lembaga pembuat aturan kebijakan yang didasari oleh aspirasi keluhan masyarakat, akan mampu mewujudkan suasana wilayah yang minoritas kekhawatiran terjadinya hal – hal yang bersifat negatif bagi kehidupan warganya”, ucap Opick.

“Menurut saya, keresahan masyarakat ini selalu terjadi karena kurangnya rasa menghargai dari pihak eksekutif dan legislatif selaku penyelenggara negara, kepada para pelaku dan para lembaga yang berfungsi sebagai kontrol sosial, serta tidak adanya sinergitas khusus dari pihak Pemkot kepada para pihak akademisi yang ada, sebagai lembaga pencetak inovasi yang terukur dan terarah yang semestinya dijadikan partner kerja yang profesional dalam melakukan pembangunan tata wilayah”, ungkapnya.

Opick menyebut, bahwa inovasi – inovasi yang serius itu justru berangkat dari para pelaku sosial kemasyarakatan yang terarah, dan dengan keberadaan Universitas Indonesia (UI), Guna Dharma, AKA Caraka, serta beberapa Universitas lainnya di Kota Depok, bisa dijadikan partner kerja terbaik dalam membangun Kota Depok menuju masa depan yang cemerlang, bukan malah selalu bercengkrama dengan permasalahan yang notabene tidak bisa diselesaikan sendiri oleh Pemerintah Kota.

Baca juga:  Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR Setuju dengan Kapolri: Brigjen Endar Lebih Baik Bertugas di KPK

“Keberadaan berbagai Universitas berkapasitas internasional yang ada di Kota Depok,  mestinya akan mampu membuat Depok menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan dari berbagai aspek kehidupan masyarakat, bagi wilayah – wilayah yang ada di Indonesia. Tentunya berbagai prestasi yang telah di raih para akademisi tersebut, bisa dijadikan acuan membangun wilayah dengan melakukan sinergitas aktif guna menyelesaikan permasalahan – permasalahan yang kerap terjadi”, tandas Opick.

Jajaran pengurus dan anggota GRIB JAYA PAC Pancoran Mas, Kota Depok.(Foto : detikNews.co.id)

“Open Dumping, Control Landfill, Sanitary Landfill, Landfill Mining dan metode – metode penanganan sampah lainnya, harusnya bisa di diskusikan dengan para akademisi untuk yang mana, dan apa yang cocok, bagi penanganan sampah di Kota Depok. Saya berharap kepada para pemangku kebijakan (Pemkot Depok) untuk segera melakukan perekrutan para profesional akademisi serta membentuk tim penanganan khusus bagi setiap permasalahan akut yang ada, karena menurut saya Kota Terbaik itu adalah Kota yang menghargai kualitas warganya”, jelasnya.(Arifin)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait