27.4 C
Indonesia
Sel, 21 Maret 2023
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.4 C
Indonesia
Selasa, 21 Maret 2023 | 15:57:24 WIB

Utamakan Kualitas, DPRD Minta Pemkot Awasi Pelaksanaan Proyek Drainase Kampung Bumiarjo

Surabaya | detikNews – Pembangunan infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini, mensyaratkan adanya feedback atau umpan balik dari semua elemen masyarakat yang ada untuk mengontrolnya.

Proyek pengerjaan drainase Kampung senilai Rp.678 sekian juta, oleh Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Kota Surabaya dengan metode jamak itu diwanti-wanti agar mengutamakan kualitas.

Hal ini disampaikan oleh Wakil DPRD Kota Surabaya Reni Astuti yang mana menurutnya, pengerjaan drainase (Selokan) dan pemasangan jalan menggunakan paving block sudah sangat dinantikan oleh masyarakat.

Namun demikian, untuk menjawab pertanyaan ambigu warga antara pembangunan atau hanya sekedar perbaikan, mengingat secara empiris saluran pembuangan air tersebut sudah ada dan dikerjakan oleh dinas PU sekitar dua belas tahun lalu. Namun, Reni selaku wakil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menjelaskan, bahwa utamanya adalah substansi.

“Yang jelas saya minta pemerintah kota betul-betul mengawasi jalannya pelaksanaan proyek ini supaya sesuai konsep dari dinas, dan menggunakan spek yang telah dianggarkan, jangan sampai pengeluaran APBD itu tidak membawa kemaslahatan bagi warga. Kualitas tetap harus yang utama,” ujarnya Senin 30/5/2022.

Adapun proyek senilai Rp.678 juta sekian itu meliputi, pengerjaan perbaikan median drainase Kampung Jalan Bumiarjo sepanjang 380 meter yang dikerjakan oleh CV Karya Sejahtera selaku pemenang tender dengan nomor kontak : 611.41/004/06.2.01.07.T/436.7.3/2022 tanggal 22 April 2022 dengan kode kegiatan : 1.03.062.01.

Beberapa hal yang di sorot Wakil DPRD Kota Surabaya itu, mengurai pertanyaan warga yang menyinggung pelaksanaan proyek tersebut cenderung hanya mengulang pengerjaan yang lama saja (Dua belas tahun lalu), yang dirasa tidak ada kemajuan baik dengan anggaran yang sudah digelontorkan.

Menanggapi hal ini,wakil DPRD Kota Surabaya Reni Astuti mengatakan, dirinya siap memfasilitasi warga yang masih ragu guna mendapatkan informasi datang ke dinas terkait.

Ditempat terpisah Arizal dari pihak pelaksana proyek mengatakan, semua spefisikasi dan bahan material yang digunakan sudah sesuai standart yang telah ditetapkan.

“Arizal pelaksana proyek memaparkan, memang kita sesuaikan semua spek juga bahan sesuai arahan dari dinas.Saya juga belum bisa ngomong soal pavingisasi ke depan, sebab hal itu masih dalam pembahasan lanjutan dinas juga. Nanti ya mas saya cek dulu ke atasan apa hasilnya kata dia pada media.

Arizal juga merumuskan beberapa rangkuman metode dari dinas yang telah ia terima diterapkan dalam pengerjaan baik soal spek, bahan yang digunakan dan gambar (Bestek), hingga daya beban cover yang sebelumnya 3 ton kini diklaim mampu menahan10 ton. Memang ditemukan kondisi yang masih wajar (Bagus) masih ada, tak urung Rizal menuding semua cover dipastikan akan diganti dengan yang baru.

Disoal mengapa tidak menggunakan metode box culvert. Menurutnya, lantaran ada beberapa pertimbangan dan kajian lebih dalam serta terkait kenapa penyertaan dana anggaran APBD dalam papan nama proyek tak tertulis.

“Aturan dinas tidak dibolehkan untuk dicantumkan”, jawab Arisal selaku pelaksana proyek pada media. BERSAMBUNG (okik).

Berita Terpopuler

Berita terbaru