website statistics
21.4 C
Indonesia
Mon, 4 March 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

21.4 C
Indonesia
Monday, 4 March 2024 | 6:55:17 WIB

Wakil Presiden RI Mendorong Larangan Impor Pakaian Bekas Untuk Melindungi Industri Tekstil Domestik

Depok | detikNews – Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, telah menyampaikan pendapatnya terkait pelarangan impor pakaian bekas. Ma’ruf Amin mengatakan, larangan tersebut bertujuan untuk melindungi industri TPT dalam negeri agar tidak musnah.

“Saya kira Presiden sudah menyampaikan bahwa impor pakaian bekas itu merugikan industri tekstil kita, dan akan mengganggu produk dalam negeri karena adanya pakaian bekas impor”, kata Ma’ruf dalam video yang diterima, Senin 20/3/2023.

Baca juga:  Kasus Panggilan CEO Binance oleh Pengadilan AS Menimbulkan Kontroversi di Industri Kripto

Ma’ruf juga menyoroti aspek kebersihan dan kesehatan jika masyarakat membeli produk pakaian bekas impor. Ia mendorong masyarakat untuk membeli produk dalam negeri agar industri TPT Indonesia tidak mati.

“Kenapa kita harus mengimpor pakaian bekas padahal kita bisa membuatnya sendiri?, Kita mengedepankan kebanggaan terhadap produk sendiri yang sudah lama kita miliki. Kalau mati, industri tekstil kita akan terganggu dan bisa mati”, ujarnya.

Baca juga:  Puncak Tertinggi dalam Seminggu: Bitcoin Melonjak setelah MicroStrategy Rencanakan Akuisisi Lebih Banyak BTC

“Saya kira Presiden sudah mengatakan itu. Saya kira lebih baik memajukan industri dalam negeri kita dan menggunakan produk dalam negeri. Kapan lagi kalau bukan sekarang, dan siapa lagi kalau bukan kita?”, lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mendukung pelarangan penjualan pakaian bekas impor atau barang bekas. Menurutnya, penjualan pakaian bekas impor sangat mengganggu industri tekstil dalam negeri.

“Ini mengganggu industri tekstil dalam negeri. Ini sangat mengganggu industri tekstil dalam negeri! Jadi, impor pakaian bekas harus dihentikan”, Jokowi saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta Selatan, Rabu 15/3/2023. .

Baca juga:  Penguatan Signifikan: Binance Coin dan XRP Memimpin Kenaikan Harga Kripto pada 26 Agustus 2023

Pihaknya juga telah meminta Kementerian terkait untuk mengusut tuntas dan menindak pihak yang melakukan tindakan penghematan.

“Saya sudah perintahkan untuk mencari secara menyeluruh. Dalam satu atau dua hari sudah banyak ditemukan”, ucap Jokowi.(Fqh)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait