website statistics
24.4 C
Indonesia
Mon, 15 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

24.4 C
Indonesia
Monday, 15 April 2024 | 22:25:35 WIB

Penemuan Mayat Seorang Perempuan Diduga Akibat Penganiayaan

Reporter: Jamin

Langkat | detikNews – Penemuan mayat seorang perempuan Rasiah Sumartini (54) bersimbah darah di rumahnya Dusun III Desa Paya Bakung Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Kamis (23/6/22) pukul 11.30 WIB.

Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok, SH. S.I.K melalui humas Polres Langkat Akp Joko Sumpeno menjelaskan kronologis kejadian yang berawal dari Harnelis (39) datang kerumah korban hendak melihat keadaan korban, lalu saksi memangil nama korban namun tidak ada jawaban kemudian saksi masuk kedalam rumah dan ketika melihat kearah kamar saksi melihat tubuhnya sudah kaku (MD), kemudian saksi memanggil tetangganya Deni Nurwati (31) setelah itu saksi melaporkan kepada kadus III Sujarno dan langsung menghubungi pihak Polsek Gebang dan menindak lanjuti laporan tersebut.

Baca juga:  Hati-hati Pembelian Vespa Lewat Medsos, Warga Karang Tengah Akhirnya Tertipu yang diduga Sindikat
Diduga Pelaku Penganiayaan
Diduga Pelaku Penganiayaan

Kapolres Gebang Iptu M. Sebayang, SH bersama kanit Reskrim Ipda F. Rozi Nasution dan Kanit Intel Ipda S. Sembiring bersama Unit Reskrim Polsek Gebang dengan sigap mendatangi dan melakukan TKP.

Dari hasil olah TKP diduga mayat mengalami tindak pidana penganiayaan, untuk melengkapi proses penangannya dilakukan VER mayat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Baca juga:  Ketua KNPI Kota Cilegon Terpilih Diduga Lakukan Penganiayaan Terhadap Jurnalis

Saat ditemukan mayat korban dalam keadaan terlentang dan berlumuran darah serta bagian kepala mengalami memar, di tempat korban tewas ditemukan satu batu diduga sebagai alat penganiayaan.

Pelaku penganiayaan diduga anak kandung korban CS (18) yang saat ini sudah diamankan penyidik beserta barang bukti. (jm)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait