28.4 C
Indonesia
Sab, 3 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

28.4 C
Indonesia
Sabtu, 3 Desember 2022 | 13:00:59 WIB

Binaan Pertamina Panen Perdana Madu dari Lebah Kelulut

Balikpapan, Gerbang Indonesia – Program CSR budidaya Lebah Kelulut yang dikelola Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan di daerah Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) mulai menunjukkan hasil. Hasil tersebut ditandai dengan panen perdana madu yang dilakukan kelompok. Program ini berlokasi di RT 36 Kelurahan Karangjoang.

“Panen perdana Kelompok Tani Hutan Lestari ini menunjukkan bahwa budidaya lebah kelulut dengan produk madu di sekitar HLSW memiliki potensi untuk dikembangkan. Sebagai salah satu pilot project, hasil yang didapatkan cukup baik,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin. (Jumat, 18/02).

Baca juga:  Hadiri Kegiatan Maulid di Milankala HUT AMS Ke-56, IBH Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan Bagi Warga Depok

Program ini diawali pada bulan Oktober 2021 yang lalu. Pada permulaan program, Pertamina memberikan bantuan berupa 25 wadah/stub lebah dan bibit bunga. HLSW dilihat memiliki potensi tanaman yang merupakan sumber makanan bagi Lebah Kelulut.
Madu kelulut merupakan salah satu produk lebah yang mungkin belum sering didengar. Madu ini dihasilkan oleh lebah madu tak bersengat spesies Trigona yang bertahan hidup dengan cara menggigit, bukan menyengat. Oleh sebab itu, madu yang dihasilkan memiliki cita rasa yang berbeda dibandingkan madu pada umumnya.

“Pada panen perdana ini, dari 25 stub tersebut dihasilkan sekitar 1.100 ml madu. Kami berharap hasil ini dapat terus berkembang hingga nanti dapat benar-benar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Chandra.

Baca juga:  Pelaku Pariwisata Kompak, Harga Tiket ke TNK Seperti Biasa Rp 250.000,- Kita Tidak Boleh Daftar di Aplikasi INISIA

Panen perdana ini juga menurut Chandra dapat menjadi bukti bahwa masyarakat dapat hidup berdampingan dengan Hutan Lindung. “Hutan lindung dapat memberikan manfaat ekonomi, tanpa kita merusaknya,” kata Chandra.

Proses untuk menghasilkan madu ini memang tidak selalu mulus. Salah satu kendala yang dihadapi adalah musim hujan.

“Kita agak kesulitan karena musim hujan membuat lebah kelulut agak sulit mencari makan,” kata Ketua Kelompok Tani Hutan Lestari Agusdin.

Namun Agusdin tetap optimis bahwa program ini akan terus berkembang. Madu kelulut menurutnya memiliki keunggulan diantaranya memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh, diantaranya mengobati luka serta meningkatkan daya tahan tubuh. “Madu lebah kelulut ini memiliki potensi yang besar untuk menyejahterahkan masyarakat karena peminatnya yang tinggi,” jelasnya.

Baca juga:  H.Herman Deru, Berbagi di Bulan Idul Adha Menyumbang 1 Ekor Sapi di Musholah Mujahidin

Madu kelulut yang dihasilkan oleh kelompok ini selanjutnya akan dilakukan perbaikan kemasan agar memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi. “Rencananya madu ini akan dijadikan cinderamata bagi para wisatawan yang berkunjung ke Hutan Lindung Sungai Wain. Panen perdana saja sudah banyak peminatnya. Rencananya madu ini akan kami letakan di toko souvenir kami dan melakukan inovasi pada kemasannya,” tutup Agusdin.(Deni)

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru
Berita Terkait