website statistics
30.4 C
Indonesia
Wed, 28 February 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

30.4 C
Indonesia
Wednesday, 28 February 2024 | 15:47:39 WIB

‘KAMIR’ Kue Legendaris Kota Pemalang

Pemalang | detikNews – Bila anda melewati kota Pemalang, baik dari Jakarta, atau pun Semarang, lalu anda bingung setelah berhenti di rest area jalan tol atau pun jalan kota, tentang oleh-oleh makanan apa yang mesti anda bawa pulang sebagai buah untuk tangan keluarga dirumah. Pasti ketika ditanya parq pemilik toko, mereka akan menjawab kue Kamir.

Ya..kue dari adonan terigu bercampur aneka bumbu masakan, kue berwarna coklat serta kehitam-hitaman inilah kue asli kota Pemalang. Kue yang sudah ada sejak lintas beberapa generasi ini, disamping rasanya yang empuk dan manis, juga kekenyalannya tidak membuat lelah dimulut.

Makanan ringan ini sudah ada sejak zaman penjajahan, dan salah satu produsen kue Kamir di Pemalang adalah ‘Kamir Khamidah’, dimana sejak tahun1960, neneknya sudah memulai membuat kue, yang bisa bertahan hingga beberapa hari tidak basi, untuk dikonsumsi, akan tetapi saat keadaan pas hangatlah kudapan ini tepat untuk disantap.

Kamir Khamidah adalah produsen home industri, dimulai dari generasi pertama Aisyah di zaman orde lama, dari sebuah rumah di gang sempit jalan semeru ke selatan, tepatnya dibelakang Masjid An- nur atau lebih dikenal masyarakat setempat dengan sebutan ‘Kampung Arab’ karena banyak komunitas keturunan Arab yang berdomisili ditempat tersebut. Sehingga Kamir Khamidah pun juga terkenal dengan sebutan Kamir Arab.

Dari tahun 1960 sampai 1983 kue legendaris ini, masih dipegang pembuatan produksinya oleh generasi neneknya yaitu Aisyah dan Zahra, dengan masih belum begitu kencang tingkat produksinya yang hanya baru menghabiskan beberapa kilogram tepung saja dalam sehari.

Hingga baru mulai tahun 1983 kue Kamir Khamidah, dibuat dan dikelola atas nama sesuai dengan merk dagang yaitu Khamidah sendiri.

Sejak pembuatannya ditangani oleh Khamidah, tingkat produksinya meningkat pesat plus jangkauan pemasarannya, dari yang dulunya generasi pertama kue kamir dibuat, pembelinya hanya seputar tetangga lingkungannya yakni hanya di Kampung  Arab atau Kampung Payaman, Kelurahan Mulyoharjo, Pemalang Kota saja, kini sejak ditangani Khamidah, sekarang kue Kamir  sudah bisa bersaing masuk deretan jajanan favorit di etalase dalam mall atau toko roti besar di Pemalang .

Namun, sayangnya ketika produksi kue Kamir sedang mengalami booming besar, pemilik sekaligus pembuat kue Kamir,  Khamidah sang Master kue Kamir meninggal dunia pada tahun 2008 lalu. Kini resep dan pengelolaan kue antar generasi ini, ditangani oleh Tuffa sang anak perempuannya sekaligus sebagai pemegang tongkat estafet generasi ke-4 kue Kamir Arab atau kue Kamir Khamidah sampai sekarang.

Bersama Fahat sang suami, Tuffa berhasil mengembangkan olahan kue Kamir  moyangnya selangkah lebih maju dengan menciptakan varian baru kue Kamir, yang dulu nenek dan ibunya hanya ada Kamir manis dan biasa, kini ditangan Tuffa berbagai rasa varian Kamir tersedia mulai dari rasa strawberry, Kamir manis, Kamir putih, dan original Kamir. Dengan peningkatan nilai produksi hingga 100 kilogram tepung terigu, sebagai bahan dasar pembuatan kue warna coklat hitam dan bulat ini. Tuffa membuktikan pelestarian kudapan kue Kamir yang melegenda bisa dia pertahankan.(Ragil74)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait