25.4 C
Indonesia
Sen, 28 November 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.4 C
Indonesia
Senin, 28 November 2022 | 8:25:58 WIB

Masih Maraknya Permainan Hukum, Abdul Hamid : Pemerintah Harus Tegas Laksanakan UU No.14 Tahun 2008

Bekasi | detikNews – Seringnya terjadi kasus permainan hukum, dalam hal menegakan kebenaran dan keadilan. Para penegak hukum dituntut harus amanah dalam mengemban tugasnya. Menyikapi permainan hukum oleh segelintir oknum yang memanfaatkan situasi dan posisi jabatan, serta profesinya, Abdul Hamid Pimpinan Redaksi di Media online Buser86.com – buser86.id, mengimbau Pemerintah untuk tegak lurus melaksankan UU No.14 Tahun 2008.

Didalam prosedur, sudah ada aturan-aturan jelas, dan ketentuan hukum yang sudah di atur dalam UUD45, dan pasal-pasal yang sudah ditetapkan oleh pemerintahan yang sah, yang mana setiap orang harus taat mengikuti aturan hukum yang berlaku. Namun, hal berlawanan justru yang kerap terjadi, disinilah letak lemahnya penegakan hukum yang benar-benar sangat tidak sesuai dengan tujuan hukum itu sendiri.

Baca juga:  Dua Pejabat Hotel Aston Berstatus "Tersangka" Segera Ditangkap Polisi

Abdul Hamid Aktifis Muda dan salah satu Pimpinan Redaksi di Media online Buser86.com -buser86.id mengatakan, sangat prihatin jika masih ada oknum yang masih bermain-main dengan hukum, karena menurutnya aturan hukum bukan untuk dipermainkan, yang salah tetap salah, dan harus di adili dengan prosedur aturan hukum yang berlaku.

Dirinya mengimbau Pemerintah untuk bisa melakukan transparansi dalam keterbukaan informasi publik kepada masyarakat luas, sesuai dengan amanat UU No 14 tahun 2008 (KIP), karna realita yang ada berdasarkan hasil investigasi, masih ada instansi pemerintahan yang memang belum melaksanakan amanah UU tersebut.

Baca juga:  Besok Pelayanan Samsat Jabar Tetap Buka

“Saya mengajak seluruh kalangan untuk ikut serta berperan aktif dalam hal ‘Kontrol Sosial’, dan sama-sama mengawal setiap kasus ketidakadilan yang ada, demi tegaknya hukum kebenaran, serta keadilan, dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga bisa mempersempit ruang lingkup oknum yang masih bermain-main dengan hukum sampai negara kita ini bisa lebih maju kedepannya”,ungkapnya.(Parinton)

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru
Berita Terkait