website statistics
23.4 C
Indonesia
Wed, 17 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

23.4 C
Indonesia
Wednesday, 17 April 2024 | 22:36:46 WIB

Duet Politisi PKS Kompak Sosialisasikan Kualitas Standardisasi dan Pengendalian Mutu Produk Menuju UMKM Kota Depok Terbaik

Depok | detikNews – H.Mahfudz Abdurrahman anggota DPR RI Komisi VI F-PKS bersama H.Imam Musanto.S.Pd.MM anggota DPRD Kota Depok Komisi D F-PKS hadiri kegiatan Sosialisasi Bidang Standardisasi dan Pengendalian Mutu hasil produk UMKM yang digelar oleh pihak Kementerian Perdagangan Republik Indonesia bertempat di Balairung Dwidjosewojo, Hotel Bumi Wiyata Depok, Jalan Margonda Raya No 256, Kemiri Muka, Beji Depok, sebagai Narasumber dalam upaya edukasi peningkatan kualitas bagi para peserta pelaku UMKM di Kota Depok.

H.Mahfudz Abdurrahman.S.Sos, selaku anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PKS mengajak para pelaku UMKM di Kota Depok untuk mulai fokus pada aspek Sosialisasi, Standarisasi hingga pengendalian mutu terhadap produk usahanya, guna mewujudkan perkembangan usaha yang signifikan.

“Diharapkan kepada para pelaku UMKM di Kota Depok, untuk memiliki standardisasi yang semakin berkembang, agar usaha ataupun perusahaannya kedepannya bisa semakin lebih baik lagi”, ucap H.Mahfudz, Selasa 28/3/2023.

Baca juga:  Pergerakan Dana Cryptocurrency: Bitcoin dan Ethereum Mengalami Penarikan Rp 14,8 Triliun dari Bursa Terpusat dalam Seminggu

Kepada detikNews.co.id H.Mahfudz menjelaskan
kiat – kiat target utama yang harus dilakukan oleh para pelaku UMKM di Kota Depok, terkait pentingnya wawasan yang luas dan popularitas yang tinggi dalam mengembangkan produk usahanya.

“Adapun target yang diperlukan untuk usaha UMKM adalah : mereka harus mempunyai wawasan yang luas, dan untuk pelaku UMKM sendiri juga harus memiliki popularitas yang tinggi, agar dikenal masyarakat sekitar”, ungkap anggota DPR RI Komisi VI F-PKS ini.

Sementara, H.Imam Musanto.S.Pd.MM seorang anggota DPRD Kota Depok Komisi D F-PKS yang juga selaku owner Nurul Aqiqah menyebut, bahwa program UMKM untuk Depok sendiri adalah sebagai bentuk realisasi janji program Walikota dan Wakil Walikota Depok terkait pemberdayaan 1000 pengusaha wanita yang bertujuan memperbaiki perekonomian masyarakat Kota Depok, setelah terpuruk akibat dari masa Pandemi yang berkepanjangan.

“Kami melihat, bahwa hal utama yang harus dilakukan setelah masa Pandemi mereda, adalah membangkitkan kembali keterpurukan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, dan hal ini telah menjadi fokus target Pemkot Depok dalam melakukan penyelenggaraan pemerintahan yang pro rakyat”, ucap Bang Imun, Selasa 28/3/2023.

Baca juga:  Peserta Pelatihan Menjahit Diberikan Pengetahuan Mendalam tentang Teknik Dasar Pembuatan Pola

“Pemberdayaan UMKM merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan dan memperkuat dasar kehidupan perekonomian dari sebagian besar rakyat Indonesia, khususnya di Kota Depok terkait penyediaan lapangan kerja, mengurangi kesenjangan serta mengurangi tingkat kemiskinan diwilayah perkotaan”, sambungnya.

Bang Imun menilai, bahwa peran Pemerintah Kota (Pemkot) Depok adalah sebagai regulator yaitu, membuat kebijakan – kebijakan serta langkah – langkah strategis, sehingga mempermudah para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.

“Sebagai regulator pemerintah berfungsi untuk menjaga kondisi lingkungan usaha agar tetap kondusif, sehingga UMKM itu sendiri dapat berkembang secara signifikan. Pada dasarnya UMKM sangat membantu menyelamatkan negara dari masa krisis melalui sektor perekonomian. Hal ini dikarenakan UMKM mampu beradaptasi pada segala keadaan, serta terus berkembang sehingga dapat membantu menopang kondisi perekonomian negara yang sedang jatuh”, imbuhnya.

Baca juga:  Stabilisasi Harga Telur di Kota Bandung Menyentuh Tingkat Normal

“Selaku penyambung aspirasi rakyat saya berpesan kepada para pelaku UMKM Kota Depok khususnya, yang pertama semangat terus jangan putus asa untuk teman-teman UMKM. Karena saya pelaku UMKM juga, dan semua berharap kedepannya lebih baik lagi, jangan patah semangat, dan paling tidak kita terus mendorong pemerintah untuk tetap konsisten menjadi “Bapak Asuh (Angkat)’ kedepannya, menuju UMKM yang terbaik bagi masa depan bersama”, tutup Bang Imun.

Tujuan sosialisasi yang digelar Kementerian Perdagangan RI adalah agar pelaku usaha dan masyarakat di Kota Depok, bisa mendapatkan wawasan dan pengetahuan terkait standardisasi dan membangun citra produk. Hal ini diyakini akan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar, dan lebih baik lagi dalam pemastian mutu barang, baik barang yang dikenai Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib maupun barang yang berpotensi ekspor.(NW)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru
Berita Terkait