28.4 C
Indonesia
Sab, 3 Desember 2022
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

28.4 C
Indonesia
Sabtu, 3 Desember 2022 | 13:09:46 WIB

Pasar Simo dan Pakis Harga Ayam Potong Masih Tinggi

Reporter: Okik

Surabaya | detikNews – Harga sejumlah bahan pokok di sejumlah pasar tradisional telah menyentuh rekor baru, khususnya harga ayam potong menyentuh kisaran rata-rata Rp 50 ribu per kilogram (Kg), meski pasokan di dalam negeri telah mencukupi. Kenaikan harga disinyalir karena pedagang masih enggan berjualan mengingat masih dalam suasana lebaran (Mudik) hal itu yang menjadi pemicu kenaikan.

detikNews menggali informasi kenaikan sejumlah bahan pokok tersebut dengan mendatangi pasar Simo dan pasar Pakis. Kedua pasar itu merupakan pasar tradisional yang buka pagi dan malam hari, memang ditemukan kenaikan harga beberapa jenis sayuran juga Ayam potong yang banyak dicari masyarakat saat lebaran ini dengan harga mencapai Rp.50 ribu perkilogram.

Baca juga:  Bisnis Batubara Saat Ini Sangat Menjanjikan "Karena Banyaknya Permintaan"

Kok bisa harga ayam melonjak ? Kan bakule okeh sing mudik mas. (penjualnya banyak yang pulang kampung).”Jelas Mbah Sum penjual ayam potong di pasar tradisional Pakis, Sabtu (7/4).

Mbah Sum mengatakan harga ayam di pasar Pakis melonjak karena pengaruh liburan lebaran. Hal tersebut disebabkan oleh naiknya permintaan dan sepinya penjual yang menutup lapaknya, serta ongkos pengiriman naik disebabkan kondisi arus balik mudik lebaran.

Baca juga:  Bantuan Bedah Rumah Dari Mas Mukti Bareng Viral Blast Pemalang "SEMANGATMU... REZEKIMU...” Untuk Desa Kalirandu dan Desa Banjar mulya

Oleh karena itu, Mbah Sum dan rekan sesama penjual Ayam potong menyatakan sepakat harga ayam potong di pasar Pakis sementara waktu ikut naik walaupun pasokan daging ayam di dalam negeri telah mencukupi kebutuhan selama Lebaran 2022.

Sebelumnya, Mbah Sum dan para pedagang ayam memperkirakan titik lonjakan permintaan ketiga pada Ramadan lalu akan terjadi kembali pada 2-3 hari setelah Lebaran 2022.Mengenai pembatasan kendaraan niaga tidak diberlakukan pada periode tersebut, namun potensi tersendatnya barang di pasar masih ada,” terangnya.

Baca juga:  Ibu Gina Sudah 4 Bulan Terbaring di Rumah Kontrakan, Membutuhkan Bantuan Pemerintah

Mbah Sum mengaku” banyak pedagang sayuran komoditasnya berkurang seperti sayuran dan bumbu dapur di pasar tradisional Pakis. Pasalnya, banyak pedagang pasar yang masih mudik maupun tidak memiliki pasokan lebih sehingga lapaknya banyak yang masih kosong.

Fase ini juga rawan sampai lebaran ketupat apalagi banyak acara halal bihalal jadi kami berharap pemerintah juga memperhatikan fase ini agar masyarakat bisa tersenyum dan lancar menjalankan momen Idul Fitri tahun 2022,” kata Mbah Sum. (okik)

Komentar

-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img

Berita Terpopuler

Sitialimah Aceh Meminta Perlindungan Hukum di Polres Nias

Nias, Gerbang Indonesia - Terjadi pengancaman atas diri Sitialimah Aceh yang dilakukan oleh sekelompok oknum keluarga TBN LS bersama dangan kawan-kawannya pada hari Sabtu...

Saat Perbaiki Mesin, Kernet Truk Ditabrak di Tol Jakarta Tangerang

Reporter: Sawijan Jakarta | detikNews.co.id - Disaat memperbaiki truknya yang mogok kernet truk berinisial HDR meninggal dunia di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 04.300 pada Selasa...

Pj Walikota Dukung Komitmen Akreditasi RSUD Kumpulan Pane

Reporter: J. Saragih Tebing Tinggi| detikNews - Pemerintah Kota bersama jajaran UPTD RSUD dr H. Kumpulan Pane Tebing Tinggi mendeklarasikan komitmen Akreditasi demi upaya mewujutkan...

Riswanto Tukang Becak, Kini Jadi Juragan Buah

Pemalang | detikNews - Adalah Riswanto seorang lelaki berusia 30 tahun, warga Kaligelang, Kecamatan Taman, Pemalang Jawa Tengah. Seorang yang mengalami pasang surutnya kehidupan,...

Penganiaya Ibu Rumah Tangga di Tarutung, berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Tapanuli Utara, Gerbang Indonesia - Setelah lima hari melarikan diri, tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 )...

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Bontonyeleng

Reporter: Wahyudi Bulukumba | Gerbang Indonesia - Hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tak terkecuali di Desa...
-Iklan Pembuatan Website Berita-spot_img
Berita terbaru
Berita Terkait